PSYNTECH Vol. 3 UM Bandung Tampilkan Startup Psikologi, Cetak Entrepreneur Berbasis Inovasi
BANDUNG — Psikologi tidak lagi hanya identik dengan ruang konseling atau kajian perilaku manusia. Di tangan mahasiswa Program Studi Psikologi Universitas Muhammadiyah (UM) Bandung, disiplin ilmu ini berkembang menjadi fondasi lahirnya berbagai startup yang menawarkan solusi inovatif bagi persoalan kesehatan mental dan kesejahteraan masyarakat.
Semangat tersebut ditunjukkan melalui PSYNTECH Volume 3 (Psychology Startup Expo & Pitching Competition) yang digelar di Auditorium KH Ahmad Dahlan UM Bandung, Sabtu (18/7). Mengusung tema "Humanizing Innovation: Technology for People Powered by Psychology", kegiatan ini menjadi ajang bagi mahasiswa untuk mempresentasikan startup yang mengintegrasikan psikologi, teknologi, dan kewirausahaan.
Ketua Pelaksana PSYNTECH Volume 3, Irfa Nabila Nursyaida, mengatakan kegiatan tersebut dirancang sebagai ruang bagi mahasiswa untuk mengimplementasikan ilmu psikologi menjadi solusi yang berdampak nyata bagi masyarakat.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin membuktikan bahwa psikologi tidak hanya kami pelajari di ruang kelas, tetapi bisa diwujudkan dalam solusi yang berdampak," ujarnya.
Irfa menjelaskan, berbagai startup yang dipamerkan merupakan hasil pengembangan ide mahasiswa yang memadukan pendekatan psikologi dengan pemanfaatan teknologi. Selain menjadi ajang unjuk inovasi, PSYNTECH juga diharapkan memperkuat budaya kolaborasi sekaligus mendorong lahirnya gagasan-gagasan baru yang bermanfaat.
"Kami berharap kegiatan ini menjadi wadah untuk belajar, berkolaborasi, serta mempererat jejaring antarmahasiswa sehingga lahir inovasi yang memberikan manfaat bagi masyarakat," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Psikologi UM Bandung, Rika Dwi Agustiningsih, menjelaskan bahwa PSYNTECH yang kini memasuki penyelenggaraan tahun ketiga merupakan implementasi dari mata kuliah kewirausahaan di Program Studi Psikologi.
Menurutnya, mata kuliah tersebut dirancang untuk menjembatani kompetensi psikologi dengan semangat entrepreneurship serta pemanfaatan teknologi yang terus berkembang.
"Mata kuliah ini dirancang untuk menjembatani antara ilmu psikologi dengan semangat kewirausahaan dan pemanfaatan teknologi yang saat ini berkembang," katanya.
Rika menegaskan, PSYNTECH menjadi bukti bahwa proses pembelajaran di kelas mampu menghasilkan karya yang aplikatif sekaligus memiliki potensi untuk dikembangkan menjadi usaha yang berkelanjutan. Karena itu, kegiatan ini telah menjadi tradisi akademik yang terus mendorong lahirnya inovasi mahasiswa dari tahun ke tahun.
"Ini menjadi sebuah tradisi keilmuan yang terus diupayakan. Mahasiswa dapat melihat hasil nyata dari pembelajaran mata kuliah kewirausahaan," ujarnya.
Ia berharap pengalaman membangun startup sejak di bangku kuliah dapat memperluas pilihan karier para mahasiswa setelah lulus. Menurutnya, lulusan Psikologi UM Bandung tidak hanya dipersiapkan menjadi tenaga profesional, tetapi juga entrepreneur yang mampu membuka lapangan kerja dan menghadirkan manfaat bagi masyarakat.
"Semoga mahasiswa Prodi Psikologi menjadi lulusan yang sesuai dengan visi kampus, yakni menjadi wirausaha yang membuka lapangan pekerjaan dan menciptakan kebermanfaatan bagi umat manusia," pungkasnya.
Dekan Fakultas Sosial dan Humaniora UM Bandung, Irianti Usman, turut mengapresiasi kreativitas mahasiswa yang mampu menghadirkan berbagai inovasi, khususnya dalam pengembangan layanan kesehatan mental berbasis teknologi.
Menurutnya, karya-karya yang dipamerkan menunjukkan kemampuan mahasiswa dalam mengintegrasikan kompetensi akademik dengan kebutuhan masyarakat.
"Kita harus show off kepada dunia bahwa UM Bandung adalah pencetak entrepreneur yang berakhlak Islami," ungkapnya.
Irianti optimistis budaya inovasi yang terus dibangun melalui PSYNTECH akan melahirkan lebih banyak entrepreneur dan ilmuwan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki integritas dan karakter Islami. Perpaduan antara ilmu pengetahuan, inovasi, dan akhlak, menurutnya, merupakan identitas lulusan UM Bandung yang diharapkan terus berkontribusi bagi kemajuan bangsa.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow