Gerakan Seribu Iqro’ Diluncurkan di Pengajian Padang Bulan, PLP-KKN UAD Ajak Warga Dekat dengan Al-Qur’an

Gerakan Seribu Iqro’ Diluncurkan di Pengajian Padang Bulan, PLP-KKN UAD Ajak Warga Dekat dengan Al-Qur’an

Smallest Font
Largest Font

BANTUL — Pengajian Padang Bulan di Pendopo MBS Masjid KH Ahmad Dahlan, Pimpinan Cabang Muhammadiyah (PCM) Banguntapan Selatan, menjadi momentum peluncuran Gerakan Seribu Iqro’. Program yang digagas mahasiswa PLP-KKN Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit III.D.3 tersebut diluncurkan pada Jumat malam (25/9).

Acara yang berlangsung pukul 19.30 hingga 22.00 WIB di Jl. Pleret Km 1,3, Buk Duwur, Potorono, Banguntapan, Bantul, itu dihadiri jamaah dari berbagai kalangan dan usia. Warga, pengurus masjid, pengurus PCM Banguntapan Selatan, serta mahasiswa PLP-KKN UAD mengikuti rangkaian kegiatan dalam suasana hangat dan penuh kekeluargaan.

Pengajian diawali dengan pembukaan oleh pembawa acara dan pembacaan ayat suci Al-Qur’an. Suasana pendopo yang semula ramai perlahan menjadi khidmat ketika jamaah menyimak lantunan ayat suci.

Dalam sambutan sekaligus pengantar kegiatan, disampaikan bahwa Gerakan Seribu Iqro’ merupakan ikhtiar mahasiswa PLP-KKN UAD Unit III.D.3 untuk berkontribusi dalam pendidikan Al-Qur’an di tengah masyarakat. Mahasiswa juga menyampaikan apresiasi kepada Ketua PCM Banguntapan Selatan, Kepala Kantor Layanan LAZISMU Banguntapan Selatan, serta pengurus Masjid KH Ahmad Dahlan atas dukungan terhadap program tersebut.

Puncak kegiatan ditandai dengan penyerahan buku Iqro’ sebagai simbol dimulainya Gerakan Seribu Iqro’. Penyerahan tersebut disaksikan jamaah dan dilanjutkan dengan sesi dokumentasi bersama.

Bagi mahasiswa, penyerahan buku Iqro’ bukan sekadar seremoni, melainkan penanda dimulainya gerakan yang mengajak berbagai pihak untuk ikut berkontribusi, baik dengan menyumbangkan, mendistribusikan, maupun memanfaatkan buku Iqro’ sebagai sarana belajar membaca Al-Qur’an.

Iqro’ dipilih karena dikenal sebagai salah satu buku dasar pembelajaran membaca Al-Qur’an secara bertahap, mulai dari pengenalan huruf hijaiyah hingga kemampuan membaca dengan lancar. Buku tersebut juga telah menjadi bagian dari pengalaman belajar Al-Qur’an bagi banyak masyarakat sejak usia dini.

Melalui Gerakan Seribu Iqro’, mahasiswa ingin mendorong masyarakat, terutama anak-anak, untuk memulai maupun memperkuat kemampuan membaca Al-Qur’an. Program ini juga menjadi upaya menghadirkan alternatif kegiatan edukatif di tengah derasnya penggunaan gawai dan konsumsi tontonan digital di kalangan anak-anak.

Angka “seribu” dalam nama gerakan menjadi simbol tekad agar semakin banyak buku Iqro’ dapat disalurkan kepada masyarakat dan semakin banyak pula orang yang terbantu dalam belajar membaca Al-Qur’an.

Pengajian Padang Bulan dipilih sebagai tempat peluncuran karena menjadi majelis yang mempertemukan jamaah lintas usia, mulai dari anak-anak, remaja, hingga orang tua.

Forum tersebut dinilai menjadi ruang yang tepat untuk memperkenalkan gerakan sekaligus menyampaikan pesan tentang pentingnya pembelajaran Al-Qur’an kepada keluarga dan masyarakat. Kehadiran pengurus masjid serta tokoh setempat juga menjadi bagian penting dalam membangun dukungan terhadap keberlanjutan program.

Usai penyerahan buku Iqro’, jamaah mengikuti pengajian yang disampaikan oleh Ustadz Drs. H. Saebani, M.A., M.Pd. dengan tema “Muhasabah Diri dan Penguatan Nilai Keislaman”.

Tausiyah berlangsung khidmat hingga penghujung acara. Kegiatan kemudian ditutup dengan doa bersama sekitar pukul 22.00 WIB dan dilanjutkan foto bersama antara panitia, mahasiswa, pengurus, dan jamaah.

Gerakan Seribu Iqro’ menjadi bagian dari pengabdian mahasiswa PLP-KKN UAD Unit III.D.3 kepada masyarakat. Selama menjalankan kegiatan di tengah warga, mahasiswa tidak hanya melaksanakan program, tetapi juga belajar memahami kebutuhan masyarakat serta membangun kolaborasi dengan organisasi dan tokoh setempat.

Terlaksananya kegiatan ini juga tidak lepas dari sinergi dengan PCM Banguntapan Selatan dan pengurus Masjid KH Ahmad Dahlan. Dukungan tempat, koordinasi, serta kehadiran jamaah menjadi bagian penting yang membuat kegiatan berjalan tertib dan lancar.

Kolaborasi antara mahasiswa dan organisasi masyarakat tersebut diharapkan dapat terus terjaga sehingga berbagai program di bidang keagamaan dan pendidikan dapat berkembang di Banguntapan Selatan.

Peluncuran Gerakan Seribu Iqro’ diharapkan menjadi langkah awal dari gerakan yang berkelanjutan. Buku Iqro’ yang berhasil dihimpun nantinya direncanakan disalurkan kepada anak-anak, keluarga, serta lembaga pendidikan Al-Qur’an seperti TPA/TPQ yang membutuhkan.

Lebih dari sekadar distribusi buku, gerakan ini diharapkan dapat menumbuhkan kepedulian bersama di kalangan keluarga, pengurus masjid, dan masyarakat untuk menghidupkan budaya belajar Al-Qur’an.

Dengan demikian, setiap buku Iqro’ yang disalurkan diharapkan menjadi bagian dari amal jariyah sekaligus ikhtiar melahirkan generasi yang mencintai Al-Qur’an.

Panitia dan mahasiswa PLP-KKN UAD Unit III.D.3 menyampaikan terima kasih kepada PCM Banguntapan Selatan, pengurus Masjid KH Ahmad Dahlan, para jamaah, serta seluruh pihak yang telah mendukung terlaksananya kegiatan tersebut.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow