UMY Dampingi Koperasi Desa Merah Putih Bangunharjo untuk Perkuat Manajerial dan Kewirausahaan

UMY Dampingi Koperasi Desa Merah Putih Bangunharjo untuk Perkuat Manajerial dan Kewirausahaan

Smallest Font
Largest Font

BANTUL — Upaya penguatan tata kelola dan pengembangan usaha Koperasi Desa Merah Putih (KDMP) Kalurahan Bangunharjo, Kapanewon Sewon, Kabupaten Bantul, mendapat dukungan dari Lembaga Pengabdian Masyarakat (LPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY). Melalui Tim Kapasitas Manajerial dan Kewirausahaan, UMY menggelar pendampingan yang difokuskan pada penguatan aspek manajerial dan kewirausahaan koperasi, berlangsung hari Selasa (10/2) di Rumah Makan dan Restoran Parangtritis.

Sinergi antara UMY dan Koperasi Desa Merah Putih Bangunharjo ini menjadi wujud nyata peran kampus dalam memperkuat kapasitas kelembagaan ekonomi berbasis desa, sekaligus mendorong koperasi sebagai pilar kemandirian dan kesejahteraan warga.

Ketua KDMP Kalurahan Bangunharjo, Yeri Widarnanto, S.E., menyampaikan apresiasi atas pendampingan yang diberikan. Ia menilai kehadiran tim dari UMY menjadi suntikan semangat sekaligus arahan strategis bagi pengurus dalam mengembangkan koperasi ke depan.

“Kami dari pengurus KDMP Kalurahan Bangunharjo sangat mengapresiasi pendampingan dari Lembaga Pengabdian Masyarakat UMY, khususnya Tim Kapasitas Manajerial dan Kewirausahaan yang dikoordinir oleh Pak Gita Danu Pranata. Alhamdulillah kegiatan ini berjalan lancar,” ujarnya.

Menurut Yeri, pendampingan berfokus pada penguatan kewirausahaan dan manajerial koperasi. Selain itu, KDMP juga diarahkan untuk menyusun laporan serta profil koperasi secara lebih sistematis dan komprehensif.

“Ke depan, kami diharapkan dapat menyusun laporan, termasuk profil KDMP Kalurahan Bangunharjo. Insya Allah, setelah Lebaran nanti kami akan menyiapkan laporan yang lebih detail dan lengkap,” tambahnya.

Sementara itu, Dosen Manajemen UMY, Gita Danu Pranata, S.E., M.M., menjelaskan bahwa kegiatan tersebut dikemas dalam bentuk sarasehan. Forum ini menjadi ruang diskusi untuk mengidentifikasi berbagai kebutuhan dan langkah strategis agar Koperasi Desa Merah Putih semakin maju dan berkembang.

“Workshop ini pada dasarnya sarasehan untuk mencari hal-hal apa saja yang perlu dilakukan agar koperasi ini bisa lebih berkembang. Dari diskusi tadi, disepakati pentingnya mendokumentasikan naskah-naskah dan dokumen penting koperasi menjadi buku yang baik dan tertata,” jelasnya.

Selain penguatan dokumentasi dan tata kelola, tim pendamping juga merekomendasikan pelatihan lanjutan di bidang digital marketing dan akuntansi koperasi. Kedua aspek tersebut dinilai krusial untuk meningkatkan daya saing sekaligus transparansi pengelolaan koperasi.

“Ke depan akan ditindaklanjuti dengan pelatihan digital marketing dan akuntansi koperasi. Selain itu, kami juga akan mendampingi penyusunan, dokumentasi, dan penyempurnaan berbagai aturan, pedoman, serta dokumen penting Koperasi Desa Merah Putih Kalurahan Bangunharjo,” imbuh Gita.

Pendampingan ini diharapkan tidak berhenti pada satu kegiatan semata, melainkan berlanjut sebagai kolaborasi berkelanjutan antara perguruan tinggi dan masyarakat. 

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow