Tingkatkan Kemampuan Hospitality, Mahasiswa PBI UAD Praktek Langsung Magang Tourism di Desa Wisata Krebet

Tingkatkan Kemampuan Hospitality, Mahasiswa PBI UAD Praktek Langsung Magang Tourism di Desa Wisata Krebet

Smallest Font
Largest Font

BANTUL — Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris (PBI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) terus berkomitmen menghadirkan inovasi pembelajaran yang berdampak nyata bagi mahasiswanya. Sebagai wujud nyata dari komitmen tersebut, PBI UAD menyelenggarakan program Praktikum Magang Tourism yang berlangsung dari 09 Mei hingga 17 Juli 2026 di Desa Wisata Krebet, Sendangsari, Pajangan, Bantul.

Desa Krebet dipilih karena merupakan sentra industri batik kayu yang memiliki potensi pariwisata luar biasa, baik dari sisi budaya maupun alam. Pemerintah Kabupaten Bantul melalui Dinas Pariwisata telah resmi menetapkan Krebet sebagai Desa Wisata. Selain itu, Kementerian Perindustrian Republik Indonesia bersama Dinas Perindustrian, Perdagangan, dan Koperasi juga aktif memfasilitasi pengembangan klaster batik kayu Krebet melalui bantuan alat, pelatihan, hingga pameran.

Memiliki luas wilayah sekitar 104 hektar yang didominasi potensi hutan jati, Desa Wisata Krebet saat ini didukung oleh 23 homestay aktif. Keunggulan utama desa ini terletak pada kapasitas pelayanannya. Terdapat 60 orang tutor batik profesional yang siap melayani hingga 750 wisatawan dalam satu sesi kegiatan yang sama.

Krebet menawarkan variasi paket wisata edukasi yang sangat bersahabat, mulai dari Rp15.000, wisatawan dapat menikmati berbagai aktivitas seperti membatik kayu, ecoprint, kesenian, permainan tradisional, pembuatan gerabah, petualangan, hingga paket kuliner khas yang dikelola secara sinergis bersama Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Selama program magang berlangsung, para mahasiswa PBI UAD disambut dengan hangat oleh pengurus desa, pemandu wisata, serta para tutor pembatik yang dengan telaten membimbing mereka dalam proses pembuatan batik kayu. Di lokasi ini, mahasiswa peminatan Tourism belajar secara langsung mengenai tata kelola desa wisata, sistem operasional, hingga penerapan hospitality secara profesional.

Pengalaman berharga langsung didapatkan mahasiswa sejak hari pertama magang, di mana mereka ikut menyambut kunjungan wisatawan lokal dari Toraja yang sedang melakukan pelatihan pengelolaan desa wisata. Tidak hanya itu, mahasiswa juga mendapatkan kesempatan emas untuk mempraktikkan kemampuan berbahasa Inggris mereka secara langsung dengan berkomunikasi dan memandu wisatawan mancanegara, seperti turis dari Tailan dan Malaysia.

Montess, selaku Koordinator Mahasiswa Tourism PBI UAD yang mengikuti kegiatan ini, menyampaikan apresiasi mendalamnya atas kesempatan dan kolaborasi yang terjalin selama magang berlangsung.

"Kami sangat berterima kasih atas sambutan yang luar biasa hangat dari seluruh pengurus Desa Wisata Krebet. Program praktikum magang ini adalah inovasi pembelajaran yang sangat berdampak. Rekomendasi ke depannya, kemitraan strategis dengan desa wisata seperti Krebet ini terus dipertahankan dan diperluas," ungkapnya.

Melalui program praktikum ini, PBI UAD sukses menjembatani mahasiswanya untuk mendapatkan pengalaman kerja nyata. Program ini tidak hanya membekali mereka sebagai calon pendidik bahasa Inggris, tetapi juga mengasah keterampilan bagi mereka yang memiliki ketertarikan tinggi di bidang hospitality serta ingin merasakan langsung euforia menjadi seorang tour guide profesional.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow