Siapkan Pembaruan Kurikulum, Dosen Prodi Baru UMMAD Lakukan Telaah Kurikulum

Siapkan Pembaruan Kurikulum, Dosen Prodi Baru UMMAD Lakukan Telaah Kurikulum

Smallest Font
Largest Font

MADIUN — Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mulai mematangkan pembaruan kurikulum bagi program studi baru. Upaya tersebut diwujudkan melalui pelatihan dan telaah kurikulum yang diikuti para dosen prodi baru, Selasa (27/1), bertempat di ruang dosen Kampus 1 UMMAD.

Pelatihan ini diikuti dosen Program Studi Hukum, Manajemen, Psikologi, dan Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) yang berada di bawah pengelolaan Fakultas Hukum, Ekonomi, Sosial, dan Humaniora (FHESH) UMMAD.

Plt Koordinator Program Studi Ilmu Hukum, Manajemen, Psikologi, dan PGSD, Muh. Niam, M.Kesos, menegaskan bahwa kurikulum merupakan fondasi utama dalam penyelenggaraan program studi. Oleh karena itu, setiap dosen perlu memahami secara utuh unsur-unsur pembentuk kurikulum.

“Mulai dari visi program studi, profil lulusan, Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL), bahan kajian, hingga pembentukan mata kuliah. Semua unsur ini saling terkait dan harus dipahami secara komprehensif,” jelasnya.

Menurut Muh. Niam, pelatihan ini bertujuan agar masing-masing program studi mampu menyusun kurikulum yang sesuai dengan karakteristik dan kebutuhan keilmuan prodi masing-masing. Terlebih, kurikulum prodi baru UMMAD saat ini masih disusun oleh tim task force pembentukan Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT), sebagai bagian dari proses penggabungan UMMAD dengan Politeknik Seni Yogyakarta.

“Dari pertemuan ini, perlu ada agenda lanjutan untuk pemantapan kurikulum oleh tim kurikulum, sekaligus peninjauan bersama,” ujarnya.

Ia menambahkan, proses pemantapan kurikulum ke depan akan melibatkan berbagai pemangku kepentingan, mulai dari akademisi dan pakar, asosiasi program studi, mahasiswa, hingga pengguna lulusan. Langkah ini dilakukan agar kurikulum yang disusun benar-benar relevan dengan kebutuhan dunia kerja dan perkembangan keilmuan.

“Harapannya, masing-masing program studi sudah memiliki ketetapan kurikulum yang siap diimplementasikan pada Tahun Akademik 2026/2027,” kata Muh. Niam.

Lebih lanjut, ia menyampaikan bahwa pertemuan dengan dosen-dosen prodi baru akan terus dilakukan secara berkelanjutan. Dalam waktu dekat, UMMAD juga berencana menggandeng Universitas Muhammadiyah Surakarta (UMS) serta asosiasi program studi untuk memperkuat substansi kurikulum.

“Setelah pertemuan ini, kami rencanakan bertemu dengan UMS sebagai akademisi, kemudian dilanjutkan dengan asosiasi program studi untuk penguatan kurikulum yang baru,” pungkas dosen Program Studi Kesejahteraan Sosial tersebut.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow