Science Techno Park UMY Siap Jadi Ruang Tumbuh Inovator Muda dan Etika Teknologi
YOGYAKARTA — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) memperkuat perannya sebagai pusat pengembangan inovasi dan kewirausahaan melalui pembangunan Science Techno Park (STP) Arsjad Rasjid Building. Fasilitas ini dirancang bukan sekadar sebagai sarana akademik, melainkan ruang tumbuh bagi lahirnya inovator muda yang berdaya saing dan beretika di tengah pesatnya perkembangan teknologi.
Presiden Direktur Indika Energy sekaligus Ketua Dewan Pertimbangan Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia, Mohammad Arsjad Rasjid Prabu Mangkuningrat, menekankan bahwa tantangan utama pendidikan tinggi saat ini adalah menciptakan lulusan yang mampu menghasilkan nilai tambah, bukan hanya mencari pekerjaan. Hal itu ia sampaikan dalam agenda groundbreaking Science Techno Park UMY pada Senin (15/12).
Menurut Arsjad, keberadaan Science Techno Park harus menjadi ekosistem hidup yang mendorong lahirnya wirausahawan, inovator, dan pemimpin masa depan. Ia menilai kampus memiliki posisi strategis dalam menanamkan keberanian berinovasi sekaligus tanggung jawab moral dalam pemanfaatan teknologi.
“Pembangunan sumber daya manusia tidak berhenti pada kecakapan teknis. Ketika satu pengusaha lahir, di situ ada dampak ekonomi yang berkelanjutan,” ungkapnya.
Ia juga mengingatkan bahwa kemajuan teknologi—termasuk kecerdasan buatan—bergerak jauh lebih cepat dibanding kesiapan regulasi dan kesadaran publik. Karena itu, perguruan tinggi dituntut berperan aktif membangun nalar kritis dan etika teknologi agar inovasi tidak kehilangan arah kemanusiaannya.
Dalam konteks global, Arsjad menilai mobilitas talenta lintas negara sebagai peluang pembelajaran strategis. Pengalaman internasional, menurutnya, dapat memperkaya wawasan generasi muda Indonesia sebelum kembali berkontribusi bagi pembangunan nasional.
Rektor UMY Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc. menegaskan bahwa pembangunan Science Techno Park sejalan dengan visi internasionalisasi UMY. Kampus, kata dia, mendorong mahasiswa dan alumni untuk berani melihat peluang global, tidak terbatas pada pasar kerja domestik.
“Kami ingin lulusan UMY memiliki keberanian, kompetensi, dan jejaring global. Banyak peluang di berbagai kawasan dunia yang membutuhkan talenta Indonesia yang siap bersaing,” ujarnya.
Melalui Science Techno Park Arsjad Rasjid Building, UMY menegaskan komitmennya menjadikan kampus sebagai simpul inovasi, etika, dan kewirausahaan. Langkah ini diharapkan melahirkan generasi muda yang tidak hanya adaptif terhadap perubahan zaman, tetapi juga mampu memberi arah bagi masa depan pembangunan Indonesia.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow