UAD Bekali Guru SMP Muhammadiyah se-DIY Keterampilan Membuat Komik Digital Islami
YOGYAKARTA — Upaya peningkatan kualitas pembelajaran di era digital terus dilakukan oleh perguruan tinggi melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PkM). Tim PkM Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyelenggarakan pelatihan dan pendampingan bagi guru SMP Muhammadiyah se-Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) dalam mengembangkan media pembelajaran berbasis komik strip Islami digital yang dilaksanakan sejak Januari hingga April 2025.
Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam menciptakan media pembelajaran yang kreatif, kontekstual, dan sesuai dengan karakteristik siswa generasi digital. Berdasarkan temuan awal, sebagian besar guru masih mengandalkan media konvensional seperti bahan cetak dan presentasi PowerPoint, serta belum memiliki keterampilan dalam membuat media digital interaktif.
Kegiatan ini dipimpin oleh Indah Fajar Wahyuni, S.Pd., M.Hum., Ph.D. sebagai ketua tim, dengan anggota dosen Prayudha, M.A. dan Patria Dr. Handung Jaya, S.Pd., M.A., serta melibatkan mahasiswa Azzam Firdausi Irawan dan Ferdi Aprilianto sebagai asisten pendamping.
Indah Fajar Wahyuni, menyampaikan bahwa komik digital dipilih sebagai media karena mampu meningkatkan keterlibatan dan pemahaman siswa melalui visualisasi yang menarik.
“Komik digital tidak hanya menarik secara visual, tetapi juga efektif untuk menyampaikan nilai-nilai Islami secara ringan dan kontekstual,” ujarnya.
Program ini dilaksanakan melalui serangkaian pelatihan, workshop, dan pendampingan intensif yang berlangsung selama dua semester. Guru dilatih menggunakan berbagai aplikasi seperti Canva dan StoryboardThat untuk membuat komik digital, sekaligus dibimbing dalam menyusun storyboard yang mengintegrasikan nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK).
Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada kompetensi guru. Jika sebelumnya sebagian besar guru kurang percaya diri dalam membuat media digital, setelah pelatihan mereka mampu menghasilkan komik strip Islami yang siap digunakan di kelas. Selain itu, guru juga menjadi lebih terampil dalam mengintegrasikan nilai karakter Islami ke dalam pembelajaran.
Dampak positif juga dirasakan oleh siswa. Penggunaan komik digital dalam pembelajaran terbukti meningkatkan motivasi belajar, keterlibatan aktif, serta pemahaman terhadap materi. Visualisasi cerita dalam komik membantu siswa memahami konsep yang sebelumnya dianggap abstrak menjadi lebih konkret dan mudah dipahami.
Melalui program ini, setiap guru berhasil menghasilkan minimal satu karya komik digital, yang kemudian diimplementasikan dalam pembelajaran di kelas. Produk-produk tersebut diharapkan dapat menjadi bank media pembelajaran yang dapat digunakan secara berkelanjutan dan dibagikan kepada guru lain.
Kegiatan ini juga mendukung penguatan pendidikan karakter berbasis nilai Islam Berkemajuan serta berkontribusi pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya dalam bidang pendidikan berkualitas.
Ke depan, tim pengabdian mendorong adanya pengembangan berkelanjutan melalui kolaborasi antar guru serta integrasi teknologi multimedia agar media pembelajaran semakin inovatif dan relevan dengan kebutuhan siswa di era digital.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow