UAD Bangun Klinik dan Apotek Baru di Kampus IV, Perkuat Layanan Kesehatan Sivitas Akademika
YOGYAKARTA — Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memulai pembangunan Gedung Klinik dan Apotek UAD dengan prosesi peletakan batu pertama pada Jumat (20/2). Kegiatan yang berlangsung di area barat Kampus IV tersebut secara simbolis dipimpin oleh Ketua Badan Pengurus Harian (BPH) UAD, Prof. Dr. H. Irwan Akib, M.Pd.
Pembangunan ini menandai langkah UAD dalam memperluas sekaligus mendekatkan layanan kesehatan bagi sivitas akademika dan masyarakat sekitar kampus.
Direktur Utama PT Adi Multi Sejahtera, Dr. Riduwan, S.E., M.Ag., menjelaskan bahwa klinik dan apotek yang akan dibangun merupakan bagian dari strategi pengembangan layanan kesehatan di lingkungan UAD. Proyek tersebut dilaksanakan oleh PT Adi Multi Sejahtera dengan nilai investasi sekitar Rp9 miliar dan estimasi waktu pembangunan selama 10 bulan.
“Klinik ini dihadirkan untuk memberikan layanan kesehatan yang lebih dekat dan mudah dijangkau oleh mahasiswa. Sebelumnya UAD telah memiliki RS UAD di Maguwo, dan kini layanan kesehatan diperluas melalui pembangunan klinik di lingkungan kampus,” ujarnya.
Rektor UAD, Prof. Dr. Muchlas, M.T., menyampaikan rasa syukur atas dimulainya pembangunan fasilitas kesehatan tersebut. Menurutnya, pembangunan klinik dan apotek ini merupakan wujud komitmen UAD dalam menghadirkan layanan kesehatan bagi keluarga besar kampus dan masyarakat sekitar.
“Alhamdulillah, hari ini kita dapat mengimplementasikan cita-cita bersama untuk membangun layanan kesehatan bagi keluarga besar UAD dan masyarakat sekitar,” tuturnya.
Muchlas menjelaskan bahwa Klinik UAD nantinya akan dikelola oleh PT Adi Multi Husada, perusahaan yang juga telah berpengalaman mengelola Rumah Sakit UAD. Ia berharap kehadiran klinik tersebut tidak hanya memberikan pelayanan kesehatan yang optimal, tetapi juga menjadi unit usaha yang mampu berkontribusi bagi pengembangan institusi.
Sementara itu, Ketua BPH UAD Irwan Akib menegaskan bahwa pembangunan klinik dan apotek ini tidak semata-mata berorientasi pada keuntungan, tetapi juga pada pelayanan kesehatan yang berkualitas.
Ia berharap keberadaan fasilitas tersebut dapat memperkuat sinergi antara pendidikan dan praktik layanan kesehatan di UAD, mengingat kampus ini memiliki Fakultas Kedokteran, Fakultas Farmasi, serta Fakultas Kesehatan Masyarakat.
“Kami berharap pembangunan ini menjadikan UAD semakin sehat dan mampu memberikan dampak positif bagi masyarakat sekitar,” ungkapnya.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow