PERSADA UAD Perkenalkan Model Pembinaan Mahasantri kepada Kolej Universiti Malaya

PERSADA UAD Perkenalkan Model Pembinaan Mahasantri kepada Kolej Universiti Malaya

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Pesantren Mahasiswa KH. Ahmad Dahlan (PERSADA) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) memperkenalkan model pembinaan mahasantri kepada delegasi Kolej Universiti Malaya (UM), Malaysia, dalam kunjungan yang berlangsung pada Senin (13/7). Pertemuan ini menjadi momentum memperkuat jejaring internasional sekaligus mengenalkan nilai-nilai Muhammadiyah kepada perguruan tinggi mitra di tingkat global.

Sebanyak 20 peserta yang terdiri atas mahasiswa dan felo kampus disambut langsung oleh Mudir PERSADA, H. Thonthowi, S.Ag., M.Hum., bersama jajaran pengurus harian di Meeting Room KH. AR. Fachruddin.

Dalam kesempatan tersebut, Thonthowi memaparkan sistem pembinaan yang diterapkan di PERSADA. Program tersebut tidak hanya berfokus pada kehidupan berasrama, tetapi juga mencakup penguatan karakter, pembinaan keislaman, pengembangan kepemimpinan, serta pendampingan akademik bagi para mahasantri.

Suasana diskusi berlangsung hangat selama sekitar 30 menit. Delegasi Universiti Malaya menunjukkan antusiasme tinggi dengan mengajukan berbagai pertanyaan mengenai pola pembinaan mahasiswa di lingkungan PERSADA.

Kunjungan ini juga memiliki makna tersendiri karena salah seorang peserta, Muhammad Ridzwan bin Mohd. Rashid, merupakan alumni program student exchange Program Studi Bahasa dan Sastra Arab UAD. Ia pernah tinggal di PERSADA selama kurang lebih satu semester dan kini bertugas sebagai felo di Kolej Kediaman Kinabalu (KK8), Universiti Malaya.

Bendahari kolej, Ainul Munirah, menyampaikan apresiasi atas sambutan hangat yang diberikan keluarga besar UAD dan PERSADA.

"Kami haturkan beribu-ribu terima kasih atas sambutan daripada UAD. Kami amat menghargai layanan yang diberikan dan menunggu kehadiran sahabat-sahabat dari UAD untuk berkunjung ke Malaysia," ujarnya.

Usai berdiskusi, rombongan melanjutkan kunjungan ke Museum Muhammadiyah untuk mengenal lebih dekat sejarah, nilai, dan peran Persyarikatan Muhammadiyah dalam bidang pendidikan, sosial, kesehatan, serta dakwah. Para peserta tampak antusias mengikuti penjelasan pemandu museum dan aktif berdialog mengenai perjalanan Muhammadiyah sejak didirikan hingga perkembangannya saat ini.

Rangkaian kegiatan ditutup dengan pelaksanaan salat Zuhur berjamaah di Masjid Islamic Center UAD sebelum delegasi melanjutkan agenda berikutnya.

Melalui kunjungan ini, PERSADA UAD berharap hubungan dengan Universiti Malaya semakin erat serta membuka peluang kolaborasi yang lebih luas dalam pembinaan mahasiswa, pertukaran budaya, dan pengembangan jejaring pendidikan Islam di tingkat internasional. Selain itu, pertemuan ini menjadi sarana memperkenalkan model pendidikan Muhammadiyah kepada mitra internasional sebagai bagian dari kontribusi persyarikatan di bidang pendidikan tinggi.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow