Mahasiswa KKN 72 Nogosaren Edukasi Stop Bullying, Upayakan Sekolah Aman dan Nyaman
SLEMAN — Upaya menciptakan lingkungan sekolah yang aman dan nyaman bagi anak terus dilakukan melalui edukasi tentang pencegahan perundungan atau bullying. Mahasiswa KKN 72 Nogosaren menggelar edukasi bertema “Stop Bullying” bagi siswa kelas 5 SD Nogosaren, Nogotirto, Sleman, pada Kamis (20/8).
Kegiatan yang dimulai pukul 07.00 WIB tersebut melibatkan sembilan mahasiswa KKN 72 Nogosaren dan diikuti 12 siswa kelas 5 SD Nogosaren. Edukasi ini bertujuan meningkatkan pemahaman siswa mengenai pengertian, bentuk, dampak, serta cara mencegah bullying di lingkungan sekolah maupun pertemanan.
Dalam penyampaian materi, mahasiswa KKN UNISA Yogyakarta menjelaskan bahwa bullying merupakan tindakan menyakiti, merendahkan, atau mengintimidasi orang lain secara sengaja dan berulang. Bentuknya tidak hanya berupa tindakan fisik, tetapi juga dapat terjadi melalui perkataan, hubungan sosial, maupun media sosial.
Para siswa juga dikenalkan dengan berbagai bentuk bullying, mulai dari bullying fisik, verbal, sosial, hingga cyberbullying. Materi disampaikan secara interaktif dengan menggunakan contoh-contoh sederhana yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa.
Selain memahami bentuk bullying, siswa diajak menyadari dampak perilaku tersebut terhadap korban maupun lingkungan pertemanan. Mahasiswa KKN mendorong siswa untuk menghargai perbedaan, berbicara dengan sopan, tidak mengejek atau merendahkan teman, menggunakan media sosial secara bijak, serta saling membantu.
Setelah penyampaian materi, kegiatan dilanjutkan dengan sesi tanya jawab dan curhat bersama. Sesi tersebut memberikan ruang bagi siswa untuk menyampaikan pendapat, pengalaman, maupun cerita mengenai situasi pertemanan yang pernah membuat mereka merasa tidak nyaman.

Sejumlah siswa mulai terbuka menceritakan pengalaman yang mereka alami maupun lihat di lingkungan sekitar. Ada pula cerita mengenai hubungan pertemanan yang masih perlu diperbaiki agar tercipta interaksi yang lebih positif.
Menanggapi cerita tersebut, mahasiswa KKN memberikan pendampingan dengan mengajak siswa untuk saling memahami, tidak saling menyalahkan, serta bersama-sama mencari solusi. Siswa juga diberikan pemahaman mengenai pentingnya berani bercerita ketika mengalami situasi yang tidak nyaman dan meminta bantuan kepada orang dewasa atau orang yang dipercaya.
Melalui sesi ini, mahasiswa berharap siswa semakin peduli terhadap kondisi teman di sekitarnya dan memahami bahwa setiap perkataan maupun tindakan dapat memberikan pengaruh kepada orang lain.
Sebagai bentuk refleksi sekaligus komitmen bersama, mahasiswa KKN 72 Nogosaren mengajak siswa membuat “Pohon Harapan”. Dalam kegiatan tersebut, siswa menuliskan harapan dan pesan positif mengenai lingkungan sekolah yang mereka inginkan.
Pohon harapan menjadi simbol komitmen siswa untuk menjaga hubungan pertemanan, saling menghargai, serta bersama-sama menciptakan suasana sekolah yang aman dan nyaman.

Mahasiswa KKN juga memberikan apresiasi berupa hadiah kepada siswa yang aktif mengikuti rangkaian kegiatan. Apresiasi tersebut diberikan untuk meningkatkan semangat siswa dalam menerapkan nilai-nilai positif dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan edukasi “Stop Bullying” kemudian ditutup dengan sesi foto bersama mahasiswa KKN 72 Nogosaren, siswa kelas 5, dan guru SD Nogosaren.
Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN 72 Nogosaren berharap edukasi tentang bullying tidak berhenti sebagai kegiatan sesaat, tetapi dapat diterapkan dalam keseharian. Pemahaman tentang pentingnya saling menghargai, peduli terhadap sesama, dan menjaga perasaan teman diharapkan dapat mendorong siswa berperan aktif dalam menciptakan lingkungan sekolah yang aman, nyaman, dan bebas dari bullying.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow