Survei PSKP UAD: Cek Kesehatan Gratis dan Revitalisasi Sekolah Paling Dirasakan Manfaatnya

Survei PSKP UAD: Cek Kesehatan Gratis dan Revitalisasi Sekolah Paling Dirasakan Manfaatnya

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Program Cek Kesehatan Gratis menjadi kebijakan pemerintah yang paling banyak dirasakan manfaatnya oleh mahasiswa berdasarkan survei Pusat Studi Kebijakan Publik (PSKP) Universitas Ahmad Dahlan (UAD). Selain itu, program revitalisasi sekolah dan Sekolah Rakyat juga mendapat apresiasi dari responden.

Temuan tersebut merupakan bagian dari riset nasional bertajuk “Nilai Rapor Dua Tahun Kebijakan Prabowo–Gibran di Mata Mahasiswa” yang melibatkan 828 mahasiswa dari 32 provinsi di Indonesia. Hasil survei ini menggambarkan persepsi responden terhadap manfaat dan kinerja sejumlah program pemerintah.

Dalam laporan tersebut, Cek Kesehatan Gratis menempati posisi pertama sebagai program yang paling banyak dirasakan manfaatnya. Sebanyak 77,05 persen responden atau 638 mahasiswa menyebut program tersebut memberikan manfaat bagi mereka.

Program ini juga memperoleh skor kinerja rata-rata tertinggi, yakni 3,95 dari skala 5,00. Sentimen positif terhadap Cek Kesehatan Gratis tercatat mencapai 71,5 persen atau 592 responden.

Di posisi berikutnya, program Perbaikan Sekolah melalui Revitalisasi Satuan Pendidikan dipilih oleh 62,80 persen responden atau 520 mahasiswa. Program ini memperoleh skor kinerja rata-rata 3,46 dengan sentimen positif sebesar 53,5 persen.

Sementara itu, program Sekolah Rakyat dipilih oleh 60,39 persen responden atau 500 mahasiswa. Program tersebut mencatat skor kinerja rata-rata 3,48 dengan sentimen positif sebesar 52,3 persen.

Direktur Eksekutif PSKP UAD, Hilma Fanniar Rohman, menegaskan bahwa temuan tersebut menunjukkan apresiasi responden terhadap program publik yang dinilai menyentuh kebutuhan dasar masyarakat dan memperluas jaring pengaman sosial.

Menurutnya, hasil survei tersebut juga menjadi bahan evaluasi bagi pemerintah dalam menentukan prioritas kebijakan dan penggunaan anggaran agar manfaatnya dapat dirasakan lebih luas oleh masyarakat.

Dalam materi hasil survei, PSKP UAD turut menyoroti pentingnya perbaikan fasilitas pendidikan yang sudah ada serta penguatan layanan kesehatan yang mudah diakses masyarakat.

Berdasarkan temuan tersebut, PSKP UAD merekomendasikan agar pemerintah memperkuat pelaksanaan Cek Kesehatan Gratis dengan meningkatkan kapasitas operasional layanan hingga tingkat puskesmas dan posyandu, terutama di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T).

Di bidang pendidikan, PSKP UAD mendorong agar alokasi anggaran lebih diarahkan pada perbaikan dan penyempurnaan fasilitas sekolah serta kampus yang sudah ada. Langkah tersebut dinilai perlu menjadi bagian dari upaya pemerataan kualitas pendidikan, di samping pengembangan fasilitas dan pembangunan institusi baru.

Hasil survei ini diharapkan dapat menjadi bahan pertimbangan dalam evaluasi kebijakan publik, khususnya untuk memastikan program pemerintah menjawab kebutuhan masyarakat dan memberikan manfaat yang lebih merata.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow