Kampus

Kampus

MediaMU.COM

Jun 25, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Dimulai, Pembangunan Masjid Walidah Dahlan Unisa yang Berwawasan Lingkungan

Pembangunan Masjid Walidah Dahlan Unisa Yogyakarta dimulai, Sabtu (14/8). Foto: heruprasetya/mediamu.com

SLEMAN – Universitas ‘Aisyiyah (Unisa) Yogyakarta melaksanakan Ground Breaking Ceremony Pembangunan Masjid Walidah Dahlan, Sabtu (14/8). Masjid ini yang berdiri di atas tanah seluas 6.000 meter persegi dirancang ramah lingkungan dengan 7 (tujuh) lantai multi fungsi. Ditargetkan dalam 2 (dua) tahun pembangunan masjid yang berada di sisi utara kampus Unisa ini selesai.

Acara virtual tersebut dihadiri Prof. Dr. KH. Haedar Nashir, M.Si (Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah), Dr. Hj. Siti Noordjannah Djohantini, M.M., M.Si. (Ketua Umum PP ‘Aisyiyah), Erick Thohir, B.A., M.B.A. (Menteri BUMN), Dra. Hj. Kustini Sri Purnomo (Bupati Sleman), Warsiti, S.Kp., M.Kep., Sp.Mat. (Rektor Unisa Yogyakarta), civitas akademika Unisa, dan tamu undangan lainnya.

“Selain sebagai tempat ibadah, masjid ini juga akan pusat pencerahan umat dan pemberdayaan masyarakat,” kata Warsiti laporannya.

Beberapa fungsi bangunan dengan luas 11.200 meter persegi ini adalah tempat ibadah, Islamic Center, perpustakaan, dan lahan parkir. Paling bawah adalah basement yang dimanfaatkan sebagai lahan parkir.

“Tentu tidak meninggalkan ciri Unisa yaitu bidang kesehatan dan prinsip lingkungan,” paparnya. Ia menyebut beberapa hal yang dimaksud ramah lingkungan, yaitu kaca gedung menggunakan bahan yang bisa meredam panas dan memanfaatkan bekas air wudlu untuk menyiram taman.

“Pembangunan masjid ini adalah program multi years dengan target selesai selama dua tahun mulai hari ini,” tanda Rektor Unisa tersebut.

Sementara Noordjannah mengatakan bahwa pembangunan Masjid Walidah Dahlan tersebut merupakan bagian ungkapan rasa syukur atas nikmat yang diberikan Allah SWT. “Unisa sudah memperoleh kepercayaan dari masyarakat yang direspon dengan penuh tanggung jawab dan penuh keikhlasan,” katanya.

Nama Walidah Dahlan adalah paduan dari Nyai Walidah (pendiri ‘Aisyiyah) dan Kiai Dahlan (pendiri Muhammadiyah). Mereka adalah sepasang suami istri yang sama-sama menjadi pahlawan nasional. Hal ini menunjukkan adanya kesatuan yang utuh (suami dan istri) dalam memperjuangkan umat dan bangsa.

“Masjid yang megah ini akan menjadi pusat kegiatan, dinamis, dan memberi arti yang bermakna bagi masyarakat luas, termasuk mahasiswa,” tegas Noordjannah.

Acara ground breaking ditandai dengan penekanan tombol sirine oleh Haedar Nashir didamping Noordjannah, Warsiti, dan Erick Thohir. “Ini adalah tonggak baru bagi kampus Unisa. Masjid sebagai satu kesatuan kampus dengan masyarakat. Saya ucapkan tahniah kepada Unisa dan ‘Aisyiyah,” kata Haedar.

Erick Thohir mengatakan, pada peringatan 76 tahun Indonesia merdeka yang bertepatan dengan tahun baru Islam, perlu semangat hijrah menuju kehidupan lebih baik. Mewujudkan bangsa yang tangguh melewati berbagai tantangan, serta tumbuh di masa kini dan masa depan.

Sebanyak 41 perusahan BUMN berkomitmen untuk pembangunan Masjid Walidah Dahlan ini. Mereka antara lain Waskita Karya, Bank BRI, Bank Mandiri, Bank BNI, Bank BTN, Asuransi Jasindo, PT. KAI, Angkasa Pura Airports, Kimia Farma, Pertamina, Telkom Indonesia, dan PLN. (*)

Wartawan: Afifatur Rasyidah I.N.A
Editor: Heru Prasetya

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here