Kukuhkan 1.282 Wisudawan, UAD Komitmen Perbanyak Kader Penggerak Muhammadiyah
YOGYAKARTA — Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar Wisuda Periode IV Tahun Akademik 2025/2026 di Jogja Expo Center (JEC), Sabtu (1/8). Sebanyak 1.282 wisudawan resmi dikukuhkan, terdiri atas 1.200 lulusan Program Sarjana (S1), 81 lulusan Magister (S2), dan satu lulusan Sarjana Terapan (D4).
Dari jumlah tersebut, 958 lulusan berhasil meraih predikat cumlaude, terdiri atas 915 lulusan S1 dan 43 lulusan S2.
Prosesi sidang terbuka senat dipimpin Ketua Senat UAD Prof. Dr. Ir. Dwi Sulisworo, M.T., yang secara resmi membuka wisuda Sarjana Terapan, Sarjana, Magister, dan Doktor Periode IV Tahun Akademik 2025/2026.
Pada kesempatan itu, UAD menghadirkan dua wisudawan berprestasi untuk menyampaikan testimoni. Salah satunya, Dhita Pratama Putra dari Program Studi Fisika yang telah mengoleksi lebih dari 130 penghargaan dan gelar kehormatan.
Dhita mengaku bangga menjadi sarjana pertama di keluarganya. Menurutnya, perjalanan selama kuliah dipenuhi berbagai tantangan yang mengajarkannya arti ketekunan dan pantang menyerah.
"Saya berhasil di titik ini sebagai sarjana pertama di keluarga. Saya menyadari bahwa proses kuliah tidak pernah berjalan mudah. Banyak sekali tantangan yang saya hadapi, tetapi dari situ saya belajar arti bertahan, berjuang, dan tidak mudah menyerah," ujarnya.
Ia juga mengapresiasi lingkungan akademik UAD yang dinilai memberi ruang luas bagi mahasiswa untuk mengembangkan potensi di berbagai bidang.
"Mungkin banyak yang berpikir sebagai lulusan Fisika saya hanya akan bekerja sebagai peneliti atau di laboratorium. Namun, pengalaman selama berkuliah di UAD membantu saya berkembang di bidang lainnya. Saat ini saya bekerja sebagai profesional digital marketing yang memiliki pengalaman lebih dari lima tahun," tambahnya.
Testimoni berikutnya disampaikan Komisah, wisudawan berprestasi Program Studi Kesehatan Masyarakat sekaligus penerima beasiswa Kartu Indonesia Pintar Kuliah (KIP-K). Ia menyampaikan terima kasih atas dukungan fasilitas dan pendampingan yang diberikan UAD selama menempuh pendidikan.
"Terima kasih UAD atas seluruh dukungan, baik dari segi fasilitas maupun pendampingan dalam menumbuhkan prestasi mahasiswa. Menjadi wisudawan bukanlah akhir dari segalanya, tetapi awal untuk mencapai impian. Saya bangga berkuliah di UAD," tuturnya.
Ketua Badan Pembina Harian (BPH) UAD, Prof. Dr. Irwan Akib, M.Pd., mengucapkan selamat kepada seluruh lulusan dan berharap mereka terus memberi kontribusi positif bagi masyarakat.
"Selamat kepada para wisudawan dan wisudawati UAD. Terus hadir mencerahkan semesta, memajukan Indonesia, dan mengharumkan nama Universitas Ahmad Dahlan," pesannya.
Sementara itu, Ketua Majelis Pembinaan Kader dan Sumber Daya Insani (MPKSDI) Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Bachtiar Dwi Kurniawan, S.Fil.I., M.P.A., mengajak para lulusan menjadi generasi pembawa perubahan.
"Mudah-mudahan para wisudawan dan wisudawati menjadi Dahlan Muda yang menginspirasi, memajukan kehidupan, serta membawa pencerahan dan kebaikan bagi masyarakat, umat, bangsa, dan negara," ujarnya.
Ketua Umum Pimpinan Pusat 'Aisyiyah, Dr. apt. Salamah Orbayinah, M.Kes., menegaskan bahwa wisuda bukanlah akhir dari proses belajar, melainkan awal perjalanan baru dalam mengamalkan ilmu di tengah masyarakat.
"Wisuda bukanlah akhir dari menuntut ilmu, tetapi menjadi awal untuk hidup lebih nyata di dunia yang sesungguhnya. Di UAD telah mengoleksi ilmu, sekarang saatnya menebarkan pengetahuan dengan penuh keberkahan dan terus berdiaspora," tuturnya.
Ia juga menyampaikan apresiasi kepada para orang tua yang telah mempercayakan pendidikan putra-putrinya kepada UAD.
Pesan inspiratif turut disampaikan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Prof. Dr. Haedar Nashir, M.Si. Menurutnya, wisuda harus menjadi momentum untuk memperkuat kontribusi alumni bagi Persyarikatan Muhammadiyah maupun bangsa.
"Jadikan wisuda ini sebagai parameter kemajuan UAD sebagai perguruan tinggi Muhammadiyah yang membawa prestasi dan kemajuan. Wisuda ini harus menjadi perekat relasi dan menghasilkan lulusan yang berarti memperbanyak kader penggerak Muhammadiyah," ungkapnya.
Dalam sesi kesan dan harapan, wakil wisudawan terbaik Hafiz Ahmad Rumalutur, S.H. dari Program Studi Hukum mengajak seluruh lulusan menghargai setiap proses yang telah dilalui.
"Kita semua memiliki kisah masing-masing. Banyak jatuh bangun dan kegagalan yang kita lewati. Namun, dengan toga ini kita telah membuktikan bahwa kita mampu berdiri dengan penuh percaya diri dan benar-benar layak mendapatkan gelar ini," katanya.
Sementara itu, wakil wisudawan internasional Sakis Chememat, S.S., mahasiswa Program Studi Sastra Inggris asal Thailand, mengungkapkan rasa syukur atas pengalaman belajarnya di Indonesia. Ia mengaku sempat mengalami kesulitan beradaptasi dengan bahasa dan budaya saat pertama kali datang pada 2022, namun dukungan dosen, teman-teman, mahasiswa internasional, dan keluarga besar UAD membantunya menyelesaikan studi dengan baik.
"Hari ini bukan hanya perayaan atas kelulusan dan gelar yang kami dapatkan, tetapi juga perayaan atas setiap doa, pengorbanan, tantangan, dan semua orang yang telah mendukung kami sepanjang perjalanan ini. Universitas Ahmad Dahlan telah menjadi rumah kedua bagi kami," tuturnya.
Dalam pidato wisuda, Rektor UAD Prof. Dr. Muchlas, M.T. menegaskan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan bagian dari perjalanan UAD yang terus meningkatkan mutu pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan inovasi.
Ia memaparkan sejumlah capaian strategis UAD sepanjang 2026, di antaranya meraih Peringkat 1 Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Nasional dalam perolehan pendanaan Penelitian Multitahun Lanjutan 2026, Peringkat 2 PTS Terbaik di Indonesia versi Times Higher Education (THE) World University Rankings 2026, serta peringkat ke-6 nasional pada indikator Research Quality. Selain itu, sejumlah program studi UAD juga berhasil mempertahankan dan meraih akreditasi unggul dari Lembaga Akreditasi Mandiri Kependidikan (LAMDIK).
Menutup pidatonya, Muchlas berpesan agar para lulusan terus mengembangkan ilmu dan mengabdikan kompetensinya bagi masyarakat.
"Jadilah lulusan UAD yang mampu memadukan penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi dengan nilai-nilai Islam berkemajuan. Gelar yang diterima hari ini adalah awal dari proses pembelajaran sepanjang hayat. Teruslah belajar, berinovasi, serta menjadi alumni yang tidak hanya sukses dalam karier, tetapi juga memberi kontribusi nyata bagi umat, bangsa, dan negara," pesannya.
Prosesi wisuda juga diisi dengan pembacaan nama-nama wisudawan berprestasi bidang akademik dan nonakademik, pembacaan doa oleh Dr. Ahmadi Wibowo, Lc., M.A., M.Hum., Ph.D., serta pengukuhan dan penyerahan ijazah kepada seluruh wisudawan sebagai penanda berakhirnya masa studi sekaligus dimulainya babak baru pengabdian di tengah masyarakat.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow