Dosen UMJT Madiun Raih Peserta Praktik Mengajar Terbaik PEKERTI Kemendikti Saintek

Dosen UMJT Madiun Raih Peserta Praktik Mengajar Terbaik PEKERTI Kemendikti Saintek

Smallest Font
Largest Font

MADIUN — Dosen Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT), yang sebelumnya bernama Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD), Malik Ibrahim, M.I.Kom., meraih prestasi sebagai Peserta Praktik Mengajar Terbaik dalam Program Peningkatan Keterampilan Dasar Teknik Instruksional (PEKERTI) Batch 50 yang diselenggarakan Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Kemendikti Saintek).

Malik Ibrahim yang merupakan dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UMJT meraih penghargaan tersebut setelah mengikuti PEKERTI Batch 50 Kelompok 10 yang berlangsung secara daring melalui Zoom pada 20–28 Juli 2026. Kegiatan tersebut diselenggarakan Lembaga Pengembangan Pendidikan dan Inovasi Pembelajaran Universitas Muhammadiyah Surakarta (LPPIP UMS).

PEKERTI Batch 50 diikuti 208 dosen dari berbagai perguruan tinggi di Indonesia. Peserta kemudian dibagi ke dalam sejumlah kelompok, dengan Kelompok 10 yang diikuti sekitar 30 dosen.

PEKERTI merupakan program pelatihan dasar yang dirancang untuk membekali dosen, baik dosen pemula maupun yang telah lama mengajar, dengan kompetensi pedagogik sebagai bagian dari peningkatan kualitas proses pembelajaran di perguruan tinggi.

Dalam praktik mengajar yang menjadi bagian dari penilaian program tersebut, Malik menyampaikan materi mata kuliah Dasar-Dasar Jurnalistik. Materi tersebut mengacu pada Capaian Pembelajaran Mata Kuliah (CPMK), yakni mahasiswa mampu menjelaskan konsep dasar jurnalistik yang meliputi kajian jurnalistik, kode etik jurnalistik, bahasa jurnalistik, ragam judul berita, teknik penulisan berita, teknik wawancara, dan reportase sebagai landasan praktik jurnalistik yang profesional.

“Penilaian yang dilakukan terhadap praktik mengajar di Program PEKERTI ini adalah penilaian terhadap pelaksanaan pembelajaran aktif atau active learning,” ujar Malik, Senin (31/8).

Dalam praktik tersebut, Malik mendapat waktu 20 menit untuk menyampaikan materi dengan menerapkan metode active learning. Ia mengupayakan proses pembelajaran berlangsung interaktif dengan membangun komunikasi dua arah bersama peserta melalui diskusi dan tanya jawab.

“Saya angkat tema MBG dengan kajian menulis straight news dan hard news,” kata Malik mengenai materi yang disampaikannya dalam praktik mengajar tersebut.

Atas capaian itu, Malik memperoleh sertifikat penghargaan sebagai Peserta Praktik Mengajar Terbaik dari LPPIP UMS.

Malik berharap pengalaman dan prestasi yang diperolehnya melalui program PEKERTI dapat diterapkan dalam proses pembelajaran di Prodi Ilmu Komunikasi UMJT. Menurutnya, metode active learning dapat terus dieksplorasi agar pembelajaran di kelas menjadi lebih interaktif.

“Sehingga mahasiswa lebih bersemangat, aktif, dan terjadi pembelajaran dua arah,” ujarnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow