Dari Jelantah Jadi Berkah: KKN UAD Ajak Warga Sorosutan Olah Limbah Jadi Lilin Aromaterapi
YOGYAKARTA — Minyak jelantah yang selama ini kerap dianggap sebagai limbah ternyata masih memiliki nilai manfaat. Berangkat dari gagasan tersebut, mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Alternatif Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Unit I.A.2 Kelompok 104 menggelar pelatihan pembuatan lilin aromaterapi berbahan dasar minyak jelantah bagi warga RW 02, Kelurahan Sorosutan, Kemantren Umbulharjo.
Kegiatan yang diikuti 22 anggota PKK RW 02 ini menjadi bagian dari program pemberdayaan masyarakat sekaligus upaya mengurangi pencemaran lingkungan akibat pembuangan minyak jelantah secara sembarangan.

Mahasiswa KKN menilai minyak jelantah masih sering dibuang begitu saja setelah digunakan untuk memasak. Padahal, jika diolah dengan tepat, limbah tersebut dapat diubah menjadi produk yang memiliki nilai guna, bahkan berpotensi memberikan nilai ekonomi.
Melalui pelatihan yang dilaksanakan pada 22 Juni tersebut, peserta diperkenalkan pada proses pembuatan lilin aromaterapi menggunakan minyak jelantah yang telah disaring dengan arang aktif. Bahan lain yang digunakan meliputi palm wax, essential oil, sumbu lilin, serta wadah lilin.
Selain praktik pembuatan lilin, mahasiswa juga memberikan edukasi mengenai pentingnya pengelolaan limbah rumah tangga secara berkelanjutan. Warga diajak memanfaatkan minyak jelantah yang dihasilkan di lingkungan sekitar sebagai bahan baku produk yang lebih bermanfaat.

Selama kegiatan berlangsung, para peserta tampak antusias mengikuti setiap tahapan pelatihan. Mereka tidak hanya memperoleh keterampilan baru dalam mengolah minyak jelantah, tetapi juga memahami bahwa limbah rumah tangga dapat diubah menjadi produk yang ramah lingkungan dan bernilai guna.
Ketua Kelompok KKN, Muhammad Zaky, berharap program tersebut mampu menumbuhkan kesadaran masyarakat untuk lebih peduli terhadap pengelolaan limbah rumah tangga.
"Kami berharap program ini tidak berhenti setelah kegiatan KKN selesai. Semoga masyarakat dapat terus memanfaatkan minyak jelantah menjadi produk yang bernilai guna," ujarnya.
Melalui program ini, mahasiswa KKN UAD berharap budaya pengelolaan limbah rumah tangga dapat terus berkembang di tengah masyarakat. Inovasi sederhana berupa pengolahan minyak jelantah menjadi lilin aromaterapi diharapkan tidak hanya membantu mengurangi pencemaran lingkungan, tetapi juga membuka peluang lahirnya produk kreatif yang bermanfaat bagi kehidupan sehari-hari.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow