UMY Pertahankan Peringkat Global THE Sustainability Impact Ratings 2026, Bukti Komitmen pada SDGs

UMY Pertahankan Peringkat Global THE Sustainability Impact Ratings 2026, Bukti Komitmen pada SDGs

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) kembali menorehkan prestasi di tingkat internasional dengan mempertahankan posisinya dalam Times Higher Education (THE) Sustainability Impact Ratings 2026. Capaian ini menjadi bukti konsistensi UMY dalam mendukung Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs) di tengah persaingan global yang semakin ketat.

Berdasarkan hasil pemeringkatan yang dirilis THE pada 24 Juni 2026, UMY menempati peringkat 601–800 dunia dari 1.603 perguruan tinggi yang berpartisipasi. Jumlah peserta tersebut meningkat hampir 44 persen dibandingkan edisi 2021 yang diikuti 1.117 institusi dari berbagai negara.

THE Sustainability Impact Ratings merupakan pemeringkatan internasional yang mengukur kontribusi perguruan tinggi terhadap pencapaian 17 SDGs Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB). Penilaian mencakup berbagai aspek, mulai dari pendidikan, penelitian, tata kelola, pengabdian kepada masyarakat, hingga operasional kampus yang berkelanjutan.

Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY, Prof. Ir. Slamet Riyadi, M.Sc., Ph.D., menyebut capaian tersebut sebagai bentuk pengakuan dunia internasional atas komitmen UMY dalam mendukung agenda pembangunan berkelanjutan.

“THE Sustainability Impact Ratings 2026 menunjukkan komitmen sekaligus pengakuan dunia internasional terhadap berbagai upaya yang kami lakukan dalam mendukung pencapaian SDGs yang telah ditetapkan oleh Perserikatan Bangsa-Bangsa,” ujar Slamet saat dikonfirmasi, Kamis (25/6).

Pada edisi tahun ini, UMY mengikuti penilaian pada 11 tujuan SDGs, meningkat dibandingkan tahun 2023 yang hanya mencakup tujuh tujuan. Peningkatan partisipasi tersebut menunjukkan semakin luasnya kontribusi dan program keberlanjutan yang dijalankan kampus.

Prestasi terbaik UMY diraih pada SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) dengan menempati peringkat 101–200 dunia. Capaian tersebut ditopang oleh tingginya tingkat penempatan kerja mahasiswa, jaminan kontrak kerja bagi tenaga kependidikan, serta penerapan prinsip-prinsip kerja layak dalam lingkungan kampus.

Selain itu, UMY juga mencatatkan kinerja yang kuat pada SDG 2 (Zero Hunger), SDG 12 (Responsible Consumption and Production), dan SDG 16 (Peace, Justice and Strong Institutions). Adapun SDG 17 (Partnerships for the Goals) masih terus diperkuat melalui perluasan kolaborasi dan jejaring internasional.

Rektor UMY, Prof. Dr. Achmad Nurmandi, M.Sc., menegaskan bahwa pencapaian dalam berbagai pemeringkatan internasional tidak terlepas dari upaya membangun jejaring akademik global yang dilakukan secara berkelanjutan oleh seluruh sivitas akademika.

“Pergaulan akademik di dunia internasional memang seperti itu. Kita tidak mungkin memperoleh pengakuan jika tidak membangun interaksi dan kolaborasi. Dalam proses pemeringkatan maupun pengukuran reputasi global, QS maupun THE melibatkan ribuan reviewer dari berbagai negara setiap tahunnya,” jelasnya.

Nurmandi menambahkan, sejak pertama kali mengikuti pemeringkatan keberlanjutan THE enam tahun lalu, metodologi penilaian terus berkembang dan jumlah peserta meningkat signifikan. Di tengah perubahan tersebut, kemampuan UMY mempertahankan posisinya menunjukkan kualitas tata kelola, kapasitas kelembagaan, serta komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan yang tetap terjaga.

Capaian ini sekaligus memperkuat posisi UMY sebagai salah satu perguruan tinggi Indonesia yang konsisten berkontribusi dalam mewujudkan agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat nasional maupun global.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow