UAD Lepas 11 Mahasiswa AIMS 2025, Catat Prestasi dengan Dana Tertinggi di Indonesia
YOGYA – Universitas Ahmad Dahlan (UAD) kembali mencatat prestasi melalui program Asian International Mobility for Students (AIMS) 2025, UAD berhasil meraih dana tertinggi sekaligus mengirim mahasiswa terbanyak se-Indonesia, yakni sebanyak 11 mahasiswa untuk menimba ilmu di Busan University of Foreign Studies (BUFS) Korea Selatan dan Universitas Malaysia Pahang Al-Sultan Abdullah (UMPSA) Malaysia.
Acara pembekalan dan pelepasan mahasiswa AIMS 2025 diselenggarakan oleh Kantor Kerja Sama dan Urusan Internasional (KKUI) UAD di Global Lounge, Kampus 1B UAD. yang baru saja diresmikan pada Kamis (21/8), kehadiran Global Lounge menjadi simbol komitmen UAD dalam mendukung internasionalisasi kampus.
Global Lounge tidak hanya berfungsi sebagai pusat aktivitas internasional, tetapi juga dilengkapi dengan berbagai fasilitas, seperti ruang kerja bersama, layanan konsultasi bahasa, konsultasi psikologi, hingga pendampingan terkait visa dan keimigrasian. Fasilitas ini juga menjadi ruang interaksi mahasiswa asing dan lokal, baik dalam program pertukaran pelajar maupun kegiatan kebudayaan, sehingga menciptakan ekosistem akademik yang semakin inklusif dan mendunia.
Dalam sesi pembekalan, para mahasiswa mendapatkan berbagai materi persiapan, mulai dari wawasan internasional yang disampaikan oleh Kabid Kerja Sama Luar Negeri, Afit Istiandaru, S.Pd., M.Pd., hingga implementasi nilai Al-Islam dan Kemuhammadiyahan di tingkat internasional oleh Kepala LPSI, H. Rahmadi Wibowo Suwarno, Lc., M.A., M.Hum.. Selain itu, mahasiswa juga dibekali pemahaman teknis terkait penyusunan laporan akhir dan laporan keuangan yang dipaparkan oleh Salsabilla Ari Sekar Agrisukma, S.Si. dan Nurun Isnaeni, S.Pd., M.L. dari KKUI UAD.
Setelah pembekalan, mahasiswa secara resmi dilepas oleh Wakil Rektor Bidang Akademik, Prof. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D.. Dalam sambutannya, ia berpesan agar mahasiswa tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga mampu menjaga nama baik universitas serta memetik pengalaman berharga dari keberagaman budaya yang akan mereka temui.
“Program AIMS ini bukan hanya tentang belajar di luar negeri, tetapi juga kesempatan untuk memperluas wawasan, membangun jejaring internasional, dan membawa pengalaman positif saat kembali ke tanah air,” ujar Prof. Sunardi.
Acara pelepasan ini juga dihadiri oleh Dekan Fakultas Teknologi Industri (FTI), Dekan Fakultas Sastra, Budaya, dan Komunikasi (FSBK), serta para Ketua Program Studi yang mahasiswanya ikut serta dalam AIMS.
Afit Istiandaru menambahkan, keberhasilan UAD dalam meraih dana tertinggi dan mengirimkan mahasiswa terbanyak di AIMS 2025 menjadi bukti kualitas akademik sekaligus daya saing global mahasiswa UAD. Harapannya, prestasi ini dapat menginspirasi mahasiswa lain untuk berani bermimpi, berprestasi, dan menembus panggung internasional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow