Pengabdian Dosen UAD Perkuat Branding dan Promosi Digital UMKM Kotagede Berbasis AI

Pengabdian Dosen UAD Perkuat Branding dan Promosi Digital UMKM Kotagede Berbasis AI

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Tim Pengabdian kepada Masyarakat (PkM) Program Studi Informatika Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar pelatihan dan pendampingan bertajuk “Produksi Konten Kreatif Digital Berbasis Artificial Intelligence (AI) untuk Penguatan Promosi UMKM dan Kampung Tematik Prenggan” pada 20–21 Juni 2026 di Gedung Kemantren Kotagede, Kota Yogyakarta.

Kegiatan ini merupakan implementasi Tridharma Perguruan Tinggi yang bertujuan meningkatkan kapasitas pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam memanfaatkan teknologi digital dan kecerdasan buatan untuk memperkuat promosi usaha, meningkatkan daya saing produk, serta mendukung pengembangan Kampung Tematik Prenggan sebagai kawasan ekonomi kreatif berbasis potensi lokal.

Sebanyak 20 peserta dari berbagai sektor usaha, mulai dari kuliner, fesyen, kerajinan, bengkel, jasa, hingga usaha kreatif lainnya, mengikuti pelatihan secara aktif. Mereka mendapatkan materi sekaligus praktik langsung mengenai fotografi produk menggunakan smartphone, pembuatan video promosi, storytelling digital, desain konten media sosial, pemanfaatan AI untuk produksi konten, hingga strategi branding dan pemasaran digital.

Ketua Tim Pengabdian, Jefree Fahana, S.T., M.Kom., menjelaskan bahwa perkembangan teknologi digital membuka peluang besar bagi UMKM untuk menjangkau pasar yang lebih luas. Namun, masih banyak pelaku usaha yang belum memiliki kemampuan memadai dalam menghasilkan konten promosi yang menarik dan membangun identitas produk secara konsisten.

“Melalui pelatihan ini, kami ingin membantu para pelaku UMKM agar mampu memanfaatkan teknologi digital dan AI secara produktif untuk memperkenalkan produk serta potensi lokal kepada masyarakat yang lebih luas. Konten kreatif yang baik dapat menjadi sarana efektif untuk meningkatkan daya saing usaha sekaligus memperkuat identitas produk lokal,” ujarnya.

Untuk memperkaya materi, kegiatan ini menghadirkan sejumlah narasumber sesuai bidang keahliannya. Indah Wenerda, S.Sn., M.A. membawakan materi tentang produksi konten digital dan visual kreatif, sedangkan Ir. Farid Maruf, S.T., M.Eng. memberikan pembekalan mengenai strategi branding dan pengelolaan identitas usaha agar lebih kompetitif di era ekonomi digital.

Program pengabdian ini tidak hanya berfokus pada peningkatan keterampilan digital masyarakat, tetapi juga diarahkan untuk memperkuat citra Kampung Tematik Prenggan sebagai destinasi ekonomi kreatif. Melalui kemampuan memproduksi konten yang menarik dan profesional, masyarakat diharapkan dapat berperan aktif dalam mempromosikan potensi lokal sekaligus mendorong pertumbuhan ekonomi berbasis komunitas.

Salah satu peserta, Emawati, pelaku UMKM di bidang fesyen dan kuliner, mengaku memperoleh banyak wawasan baru yang relevan dengan tantangan usaha saat ini.

“Pelatihan ini sangat bermanfaat bagi kami para pelaku UMKM. Saat ini persaingan usaha semakin ketat, terutama dengan maraknya strategi harga murah di berbagai marketplace. Dari pelatihan ini saya memahami bahwa branding produk sangat penting. Branding dapat menjadi pembeda sekaligus menunjukkan kekhasan dan nilai unik suatu produk, sehingga kami tidak hanya bersaing dari harga, tetapi juga dari identitas dan kualitas yang dimiliki,” ungkapnya.

Menurutnya, pemanfaatan teknologi digital dan AI dapat membantu UMKM menghasilkan konten promosi yang lebih menarik, profesional, serta mampu menjangkau pasar yang lebih luas. Ia pun berharap program serupa dapat terus berlanjut agar pelaku UMKM semakin siap menghadapi tantangan transformasi digital.

Melalui kegiatan ini, UAD kembali menegaskan komitmennya dalam memberdayakan masyarakat melalui pemanfaatan ilmu pengetahuan dan teknologi. Program tersebut juga mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya SDG 4 tentang Pendidikan Berkualitas, SDG 8 tentang Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi, serta SDG 11 tentang Kota dan Permukiman yang Berkelanjutan.

Ke depan, tim pengabdian UAD bersama mitra akan melanjutkan program pendampingan guna memastikan peserta mampu mengimplementasikan keterampilan yang telah diperoleh untuk memperkuat branding usaha, mengembangkan promosi digital, dan meningkatkan daya saing produk UMKM di tengah perkembangan ekonomi digital yang semakin kompetitif.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow