Meriah! Puluhan Tim Pelajar Ikuti Kompetisi Mobile Legends Universitas Muhammadiyah Madiun
MADIUN — Kompetisi Mobile Legends Offline UMMAD Madiun E-Sport Arena berlangsung meriah dan penuh persaingan. Ajang yang diikuti puluhan tim pelajar ini menjadi bagian dari rangkaian kegiatan Road to Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) 2026, yang digelar di Kampus UMMAD pada Sabtu (31/1).
Tim Second Choice keluar sebagai juara pertama setelah tampil dominan sepanjang turnamen. Tak hanya membawa pulang trofi utama, tim ini juga menyabet sejumlah penghargaan individu. Muhammad Reynicho Candra Al Akhyar dinobatkan sebagai King Assist, sementara Muhammad Bintang Putra Setiawan meraih dua gelar sekaligus, yakni Terminator dan Final MVP.
Menariknya, tim Second Choice beranggotakan pelajar dari berbagai daerah di Jawa Timur dan Jawa Tengah. Mereka terdiri atas Febrian Fauzi Andrianto (kelas XII SMKN 10 Surabaya), David Adi Nugroho dan Muhammad Bintang Putra Setiawan (SMKN 1 Bendo, Magetan), Habib Akbar Cahya Bagaskara (SMAN 1 Madiun), serta Muhammad Reynicho Candra Al Akhyar (SMK Umar Fattah Rembang).
Salah satu anggota tim, Febrian Fauzi Andrianto atau Brian, mengungkapkan bahwa Second Choice melakukan persiapan intensif selama dua minggu sebelum turnamen. Latihan dilakukan secara daring, disertai analisis pertandingan tim-tim kuat dari berbagai kompetisi Mobile Legends serta pembahasan strategi permainan.
Nama Second Choice sendiri lahir dari pengalaman mereka yang kerap finis di posisi kedua. “Dalam dua tahun terakhir kami sudah mengikuti sekitar delapan turnamen dan sering jadi runner-up. Dari situ muncul nama Second Choice,” ungkap Brian.
Ia menilai kompetisi ini sangat menantang dan kompetitif. “Selama seharian bertanding, kami berhasil mengalahkan empat tim yang sangat kuat. Persaingannya luar biasa,” katanya. Meski harus menempuh perjalanan jauh dari Surabaya ke Madiun bersama kakaknya, Brian mengaku puas dengan hasil yang diraih.
Brian juga mengapresiasi fasilitas yang disediakan panitia, terutama konsumsi yang diberikan tiga kali sehari. “Di event lain biasanya cuma sekali. Ini sangat membantu pemain,” tambahnya. Ia berharap UMMAD kembali menggelar turnamen serupa karena kualitas peserta dan rivalitasnya dinilai sangat tinggi.
Sebagai pemenang, tim Second Choice berhak atas hadiah uang tunai sebesar Rp3,5 juta. Penghargaan individu terdiri atas King Assist dan Terminator masing-masing Rp250 ribu, serta Final MVP sebesar Rp500 ribu.
Posisi kedua diraih tim Cakjo Klitik asal Ponorogo dengan hadiah Rp2,2 juta, sedangkan juara ketiga ditempati tim Slur Gank yang membawa pulang Rp1 juta.
Panitia turnamen, Dicky Pratama, yang juga dosen Program Studi Sistem Informasi UMMAD, menyebut turnamen perdana ini mendapat sambutan luar biasa dari pelajar di Jawa Timur dan Jawa Tengah.
“Peserta datang dari Surabaya, Rembang, dan daerah lain yang cukup jauh. Responsnya di luar dugaan dan sangat antusias,” ujarnya.
Melalui promosi daring, turnamen ini berhasil menarik 32 tim Mobile Legends untuk berpartisipasi. Dicky menegaskan, kompetisi ini tidak hanya menjadi ajang adu skill, tetapi juga sarana mendekatkan UMMAD dengan generasi muda melalui kegiatan positif dan kompetitif dalam rangka Road to PMB UMMAD 2026.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow