Mahasiswa UMY Gelar Aksi dan Suarakan Tuntutan Kampus Bebas Kekerasan
YOGYA – Ratusan mahasiswa Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) yang tergabung dalam Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM) menggelar aksi demonstrasi di depan Gedung Rektorat UMY, Senin (6/10) siang.
Aksi ini merupakan bentuk solidaritas dan penolakan tegas terhadap kekerasan di lingkungan kampus, termasuk dugaan pemukulan, intimidasi, dan ancaman terhadap kader IMM. Para peserta aksi menilai bahwa praktik semacam itu mencederai nilai-nilai kemanusiaan, kebebasan akademik, serta semangat Kemuhammadiyahan yang seharusnya dijunjung tinggi di kampus Islam berkemajuan.
Dengan membawa spanduk dan seruan moral, massa aksi menegaskan komitmen untuk menjadikan kampus sebagai ruang yang aman, inklusif, dan bebas kekerasan. Mereka juga menyerukan pentingnya menjunjung tinggi prinsip “Kader Jaga Kader” sebagai bentuk tanggung jawab moral antarsesama mahasiswa Muhammadiyah.
“Kampus harus menjadi tempat yang memanusiakan, bukan menakut-nakuti,” ujar salah satu orator dalam aksi tersebut.
Dalam aksinya, IMM UMY membacakan tiga pernyataan sikap utama: menolak segala bentuk kekerasan, menyerukan budaya dialog sesuai nilai Persyarikatan Muhammadiyah, dan menegaskan kampus sebagai ruang aman bagi semua pihak. Mereka juga menekankan bahwa tindakan kekerasan bertentangan dengan UUD 1945, UU Pendidikan Tinggi, KUHP, serta peraturan disiplin yang berlaku di UMY.
Selain itu, IMM UMY mengajukan empat tuntutan kepada Rektorat UMY, yakni:
- Mengusut tuntas dan memberikan sanksi tegas terhadap pihak yang terlibat kekerasan.
- Memberikan perlindungan dan pendampingan menyeluruh kepada korban.
- Menjamin kebebasan berpendapat dan menciptakan kampus bebas kekerasan.
- Memenuhi seluruh tuntutan dalam waktu 2x24 jam sejak disampaikannya pernyataan ini.
IMM UMY menegaskan bahwa perjuangan mereka bukan untuk menciptakan konflik, melainkan untuk menegakkan nilai amar ma’ruf nahi munkar dan memastikan kampus tetap menjadi ruang belajar yang damai dan berkeadaban. Mereka juga menyatakan keterbukaan untuk berdialog secara konstruktif dengan pihak Rektorat demi menjaga keharmonisan dan marwah UMY sebagai kampus Muhammadiyah berkemajuan.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow