Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UAD Perkuat Hospitality Desa Wisata Krebet Lewat Program Magang

Mahasiswa Pendidikan Bahasa Inggris UAD Perkuat Hospitality Desa Wisata Krebet Lewat Program Magang

Smallest Font
Largest Font

BANTUL — Sepuluh mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa Inggris Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Angkatan 2023 menyelesaikan program magang pariwisata berbasis pemberdayaan masyarakat di Desa Wisata Krebet, Bantul. Program yang berlangsung selama dua bulan, mulai 9 Mei hingga 17 Juli 2026, ini difokuskan pada penguatan kapasitas pariwisata desa melalui peningkatan layanan kepada wisatawan dan pelestarian budaya lokal.

Dalam pelaksanaannya, para mahasiswa dibagi menjadi dua kelompok kerja agar pendampingan kepada masyarakat berjalan lebih efektif. Salah satu perwakilan mahasiswa, Melinda, yang tergabung dalam Kelompok B bersama Selvi, Zaki, Rakan, dan Fajar, menjelaskan bahwa program ini menitikberatkan pada peningkatan kualitas hospitality serta penguatan promosi kerajinan khas Desa Wisata Krebet.

"Melalui program magang ini, kami ingin memadukan ilmu yang didapat di bangku kuliah dengan praktik langsung di tengah masyarakat. Harapannya, peningkatan aspek hospitality dan pengenalan kerajinan lokal dapat mendongkrak daya tarik Desa Wisata Krebet bagi wisatawan domestik maupun mancanegara," ujar Melinda.

Selama magang, mahasiswa terlibat aktif mendampingi berbagai aktivitas wisata edukasi yang menjadi daya tarik Desa Krebet. Mereka membantu pelaksanaan pelatihan teknik eco-print, workshop membatik di atas media kayu, pendampingan pemasaran produk kerajinan warga seperti kain batik, gantungan kunci, sutil kayu, hingga gerabah. Selain itu, mahasiswa juga ikut menghidupkan kembali permainan tradisional sebagai bagian dari pengalaman wisata berbasis budaya.

Kehadiran mahasiswa UAD mendapat sambutan positif dari pengelola desa wisata maupun para perajin. Selain menjadi sarana bagi mahasiswa untuk mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di bangku kuliah, program ini diharapkan mampu memberikan dampak nyata terhadap pengembangan ekonomi kreatif masyarakat serta memperkuat ekosistem pariwisata budaya yang berkelanjutan di Desa Krebet.

Desa Wisata Krebet sendiri merupakan salah satu sentra kerajinan batik kayu terkemuka di Kabupaten Bantul. Berada di wilayah seluas sekitar 104 hektare yang didominasi hutan jati, desa ini memiliki 23 homestay aktif yang siap melayani wisatawan. Desa Wisata Krebet juga didukung oleh 60 tutor batik profesional yang mampu melayani hingga 750 pengunjung dalam satu sesi kegiatan.

Dengan memadukan kekayaan kerajinan tradisional, edukasi, dan pengalaman wisata yang autentik, Desa Wisata Krebet terus mengukuhkan diri sebagai salah satu destinasi unggulan di Daerah Istimewa Yogyakarta yang berkomitmen menjaga warisan budaya sekaligus mendorong pariwisata berkelanjutan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    1
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow