Jalani 3 Bentuk Ujian, Mahasiswa Kebidanan UMMAD Ikuti Ujian Praktek Persalinan
MADIUN — Mahasiswa semester 3 Prodi Kebidanan Fakultas Ilmu Kesehatan (FIK) Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) mengikuti ujian praktek persalinan.
Ujian praktek persalinan dilaksanakan di laboratorium persalinan Prodi Kebidanan UMMAD, Selasa (20/1). Ada tiga bentuk ujian yang menjadi bagian dalam ujian praktek persalinan ini: skill, dokumentasi dan laporan.
Dosen penguji skill Ujian Praktik Persalinan, Bidan Mufida Dian Hardika, M.Kes menerangkan, tujuan ujian praktek ini adalah untuk menilai keterampilan teknis (skill) dan psikomotorik.
"Mengukur kemampuan mahasiswa dalam melakukan prosedur pertolongan persalinan normal (APN) 60 langkah," ujar Bidan Mufidah.
Selain itu, kemampuan skill yang lain yang dinilai adalah pemeriksaan dalam, pemantauan janin, manajemen kala I-IV, hingga penanganan awal kegawatdaruratan.
Dalam ujian skill dilakukan juga Ujian Penerapan Teori (UPT) ke dalam praktik. Dilakukan untuk membuktikan mahasiswa mampu menghubungkan pengetahuan teoritis yang didapat di kelas dengan tindakan nyata pada manekin (phantom) atau pasien. Selain juga melakukan evaluasi terhadap pengambilan keputusan klinis.
Berupa penilaian terhadap kemampuan mahasiswa dalam meneliti data, membuat diagnosis persalinan serta pengambilan keputusan yang tepat dan cepat.
Kaprodi Kebidanan UMMAD, Nisa Ardhianingtyas, S.ST., M.Kes. menyampaikan salah satu praktik persalinan yang dilakukan adalah praktik 60 langkah mendampingi ibu hamil selama menjalani proses persalinan.
Setelah ujian praktik skill, mahasiswa kemudian mengikuti ujian laporan dengan menyampaikan dokumentasi laporan praktik persalinan normal yang dikerjakan. Misalnya, soal tujuh langkah Varney mengenai metode seperti identifikasi diagnosa dan masalah aktual, identifikasi diagnosa atau masalah potensial.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow