Doktor Studi Islam UAD Makin Diminati, Angkatan Keempat Sambut 31 Mahasiswa Baru
YOGYAKARTA — Program Doktor Studi Islam Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menyambut 31 mahasiswa baru angkatan keempat melalui kegiatan Penyambutan dan Kuliah Perdana, Kamis (15/10). Agenda ini berlangsung di Ruang Kaca Barat Lantai 10 Gedung KH Ahmad Dahlan, Kampus 4 UAD, dan diikuti mahasiswa baru serta mahasiswa angkatan sebelumnya secara luring dan daring.
Acara tersebut turut dihadiri Dekan Fakultas Agama Islam (FAI) UAD, jajaran dosen tetap Program Doktor Studi Islam, serta staf dan tenaga kependidikan.
Dalam arahannya, Wakil Rektor Bidang Akademik UAD, Prof. Ir. Sunardi, S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan selamat datang kepada mahasiswa baru yang berasal dari berbagai daerah di Indonesia. Ia juga mengapresiasi kepercayaan para mahasiswa untuk melanjutkan pendidikan doktoral di UAD.
Sunardi menyoroti perkembangan Program Doktor Studi Islam yang kini telah menerima empat angkatan mahasiswa. Dengan 31 mahasiswa baru, angkatan keempat menjadi angkatan dengan jumlah mahasiswa terbanyak sejak program tersebut dibuka.
“Kami sangat mengapresiasi perkembangan Doktor Studi Islam yang terus menunjukkan progresivitasnya, baik keilmuan, jejaring akademik, dan keberlangsungan prodi,” ungkapnya.
Menurut Sunardi, respons positif dari berbagai mitra terhadap pendidikan doktoral di UAD menjadi modal penting untuk terus mengembangkan program tersebut. UAD, lanjutnya, berupaya memberikan solusi bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan ke jenjang doktor.
Dalam kesempatan itu, Sunardi juga memperkenalkan empat program doktor yang dimiliki UAD, yakni Farmasi di Fakultas Farmasi, Ilmu Pendidikan di Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan, Informatika di Fakultas Teknologi Industri, serta Studi Islam di Fakultas Agama Islam. Masing-masing program memiliki kekhasan tersendiri sebagai ruang pengembangan keilmuan.
Secara khusus, Sunardi menyoroti potensi nilai-nilai lokalitas dalam pengembangan Studi Islam. Menurutnya, lokalitas dapat menjadi karakteristik yang memperkaya kajian keislaman sekaligus memberikan identitas tersendiri bagi pengembangan keilmuan di UAD.
Arahan tersebut menjadi pengantar bagi mahasiswa baru untuk mengenali lingkungan akademik sekaligus memahami arah pengembangan program studi. Kegiatan yang turut melibatkan mahasiswa angkatan sebelumnya ini juga menjadi ruang perkenalan dan interaksi untuk memperkuat hubungan antarmahasiswa di lingkungan Program Doktor Studi Islam UAD.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow