Dari Tugas Kuliah ke Jurnal Sinta, Mahasiswa Ilkom UMJT Hasilkan 10 Publikasi
MADIUN — Pembelajaran di perguruan tinggi tidak berhenti pada penguasaan teori. Hal tersebut dibuktikan mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) yang mampu mengubah hasil pembelajaran menjadi artikel ilmiah dan mempublikasikannya pada jurnal terakreditasi Sinta.
Mahasiswa semester 2 dan 4 Prodi Ilmu Komunikasi UMJT menghasilkan 11 naskah ilmiah. Dari jumlah tersebut, 10 naskah telah terbit di jurnal terakreditasi Sinta dengan peringkat Sinta 3 hingga Sinta 6, sementara satu naskah lainnya masih dalam proses revisi.
Dosen Prodi Ilmu Komunikasi UMJT, Malik Ibrahim, mengatakan capaian tersebut merupakan hasil dari proses pembelajaran yang dirancang dengan pendekatan Outcome-Based Education (OBE). Pendekatan tersebut menempatkan ketercapaian hasil belajar mahasiswa sebagai salah satu fokus utama perkuliahan.
Dalam prosesnya, mahasiswa mendapatkan bekal melalui sejumlah mata kuliah yang diampu Malik, di antaranya Dasar-Dasar Jurnalistik, Penulisan Artikel Jurnal, dan Metode Penelitian Kualitatif. Khusus mata kuliah Dasar-Dasar Jurnalistik dan Penulisan Artikel Jurnal, pembelajaran dirancang berdasarkan Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dengan pendekatan OBE. Hasilnya, mahasiswa tidak hanya memperoleh nilai akademik, tetapi juga menghasilkan artikel yang dapat dipublikasikan.
“Dengan pendekatan OBE dari RPS yang dijalankan, mahasiswa kami di dua mata kuliah itu 95 persen di antaranya berhasil mengeluarkan paper (artikel) di jurnal ilmiah terakreditasi Sinta. Ada yang Sinta 6, 5, 4 sampai Sinta 3,” terang Malik Ibrahim, Rabu (9/9).
Menurut Malik, capaian tersebut menunjukkan mahasiswa mulai mampu mengimplementasikan teori yang diperoleh selama perkuliahan ke dalam karya ilmiah yang memenuhi standar publikasi.
“Tentu ini menjadi prestasi yang luar biasa bagi mahasiswa UMJT, khususnya Prodi Ilmu Komunikasi, karena mereka telah memiliki luaran atau portofolio yang membanggakan,” ujarnya.
Artikel yang dihasilkan mahasiswa mengangkat beragam tema, terutama berkaitan dengan teknik pemberitaan dan framing dalam media.
Salah satu artikel berbahasa Inggris yang berhasil dipublikasikan berjudul “Constructing Political Reality in International Crisis Media Framing of Donald Trump’s 48 Hour Ultimatum on the Iran-US/Israel Conflict.”
Sementara itu, salah satu artikel berbahasa Indonesia membahas gaya retorika Denny Sumargo dalam podcast melalui tulisan berjudul “Gaya Retorika Denny Sumargo Dalam Podcast ‘Ini Orang 5inthink!!? Gue Capek Ngobrol Sama Dia?’ (Studi Pada Channel Youtube Curhat Bang).”
Karya-karya tersebut menunjukkan bahwa mahasiswa tidak hanya berlatih menulis secara akademik, tetapi juga belajar membaca fenomena komunikasi dan media secara kritis.
Menariknya, capaian publikasi tersebut juga berjalan beriringan dengan hasil akademik mahasiswa. Nilai dari dua mata kuliah yang menjadi dasar pengembangan naskah jurnal tersebut mayoritas berada pada predikat A.
Malik mengatakan capaian tersebut tidak diperoleh secara instan. Diperlukan proses pendampingan dan motivasi yang cukup intensif agar mahasiswa berani mengembangkan tugas perkuliahan menjadi naskah yang layak diajukan ke jurnal ilmiah.
Menurutnya, pendampingan dilakukan bukan sekadar dengan memberikan instruksi, tetapi juga terlibat langsung dalam proses penyusunan artikel. Ia memberikan masukan mengenai ide, pemahaman materi, hingga template penulisan kepada mahasiswa.
“Saya tidak hanya menyuruh, tapi juga ‘turun ke lapangan’ dengan sedikit banyak memberi masukan ide, pemahaman, template. Saya menemui tim-tim terutama dari semester 2,” jelasnya.
Capaian tersebut sekaligus menjadi gambaran bahwa proses pembelajaran di Prodi Ilmu Komunikasi UMJT diarahkan untuk menghasilkan mahasiswa yang mampu menghubungkan teori, keterampilan penelitian, dan kemampuan menulis dengan kebutuhan akademik maupun profesional.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow