Branding UMY sebagai Kampus Reputasi Global Semakin Meningkat, Kurikulum Kini Dirancang Bersama Industri

Branding UMY sebagai Kampus Reputasi Global Semakin Meningkat, Kurikulum Kini Dirancang Bersama Industri

Smallest Font
Largest Font

YOGYA - Kualitas lulusan kini menjadi cerminan langsung dari reputasi perguruan tinggi di mata dunia kerja. Menyadari cepatnya perubahan kebutuhan industri, Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menerapkan pendekatan baru dalam penyusunan kurikulum dan pengembangan kompetensi mahasiswa, yakni dengan melibatkan secara aktif dunia usaha, dunia industri, dan dunia kerja (DUDIKA) dalam proses akademik.

Langkah strategis ini menjadi salah satu faktor kunci peningkatan skor Employer Reputation UMY dalam QS Asia University Rankings (AUR) 2026, yang melonjak dari 4.2 menjadi 16.4 dalam dua tahun terakhir.

Kolaborasi Nyata dengan Dunia Industri

Wakil Rektor Bidang Mutu, Reputasi, dan Kemitraan UMY, Ir. Slamet Riyadi, M.Sc., Ph.D., menjelaskan bahwa kolaborasi dengan DUDIKA kini tidak lagi bersifat seremonial, tetapi telah masuk ke ranah strategis, termasuk perancangan kurikulum berbasis kebutuhan industri dan pengembangan riset terapan.

“Dunia usaha dan industri kami libatkan sejak tahap perencanaan kurikulum untuk memberi masukan langsung mengenai kompetensi yang benar-benar dibutuhkan di lapangan. Dengan begitu, lulusan UMY tidak hanya pintar secara akademik, tetapi juga siap kerja dan relevan dengan kebutuhan pasar,” ungkap Slamet pada Selasa (4/11).

Selain bekerja sama dengan industri, UMY juga mengadopsi model pembelajaran berbasis kewirausahaan yang menekankan pengembangan soft skills seperti berpikir kritis, kolaborasi, komunikasi, dan kreativitas. Mahasiswa tidak hanya dibekali ilmu teoretis, tetapi juga kemampuan praktis dan adaptif terhadap perubahan dunia kerja yang dinamis.

“Kami tidak hanya ingin mencetak sarjana yang pintar, tetapi juga pemimpin muda yang inovatif, cakap digital, dan berani mengambil risiko. Model pembelajaran ini kami rancang agar mereka bisa beradaptasi dengan cepat dan menciptakan peluang,” tegasnya.

Reputasi Global Lulusan UMY Terus Menguat

Upaya integrasi antara dunia akademik dan industri yang terus diperkuat oleh UMY membuahkan hasil nyata terhadap peningkatan reputasi di kancah Asia. Dalam QS Asia University Rankings 2026, UMY berhasil menembus peringkat 526 di Asia, menunjukkan lonjakan signifikan dibandingkan posisi tahun sebelumnya yang berada pada rentang 561–580. 

Capaian tersebut menunjukkan bahwa reputasi sebuah universitas tidak hanya ditentukan oleh publikasi ilmiah atau prestasi akademik, tetapi juga oleh keberhasilan lulusannya dalam menjawab kebutuhan dunia kerja dan berkontribusi bagi masyarakat.

“Lulusan adalah produk universitas. Jika produk tidak sesuai kebutuhan pasar, tentu akan tertolak. Karena itu, kami memastikan lulusan memiliki kompetensi unggul dan menjaga hubungan erat dengan mitra industri agar reputasi UMY terus meningkat, dan branding UMY sebagai kampus reputasi global semakin kuat,” pungkas Slamet. (ID)

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow