UMJT Gelar Konferensi Internasional Perdana, Dorong Atmosfer Akademik Berbasis SDGs

UMJT Gelar Konferensi Internasional Perdana, Dorong Atmosfer Akademik Berbasis SDGs

Smallest Font
Largest Font

MADIUN — Universitas Muhammadiyah Jawa Timur (UMJT) Madiun terus memperkuat atmosfer akademik melalui pengembangan jejaring dan kolaborasi internasional. Salah satunya dengan menggelar 1st International Conference on SDGs, Innovation, Global, and Local Challenge 2026 (ICSIGC 2026).

Konferensi internasional perdana UMJT tersebut akan digelar secara daring melalui Zoom pada 20–21 Oktober 2026. Mengusung tema “Reimagining SDGs Through Social and Humanistic Perspectives”, konferensi ini akan mempertemukan akademisi, mahasiswa, praktisi, pemerintah, sektor swasta, hingga berbagai pemangku kepentingan dari dalam dan luar negeri.

Sejumlah akademisi internasional dijadwalkan menjadi pembicara dalam konferensi tersebut. Mereka di antaranya Prof. Denise L. Spitser, PhD dari University of Alberta, Kanada; Assistant Professor Vi Amelyn Lanada Laro dari City College of Ormoc, Filipina; Associate Professor Dr. Mohd Yusri Ibrahim dari Universiti Malaysia Terengganu, Malaysia; serta Dr. Rahma Santhi Zinaida dari Sunway University, Malaysia.

Ketua Panitia 1st ICSIGC 2026, Nuril Endi Rahman, MA, mengatakan konferensi ini membuka kesempatan bagi mahasiswa, akademisi, praktisi, maupun pemangku kepentingan lainnya untuk mempresentasikan gagasan dan hasil penelitian yang relevan dengan isu pembangunan berkelanjutan.

“Bagi peserta yang makalah ilmiahnya lolos seleksi akan direkomendasikan untuk dipublikasikan di jurnal mitra (journal partners),” ujar Nuril yang juga merupakan dosen Program Studi Ilmu Kesejahteraan Sosial UMJT.

Nuril menjelaskan, panitia menyediakan sejumlah subtopik yang dapat menjadi fokus makalah peserta. Subtopik tersebut meliputi Social Justice and Inequality (Keadilan Sosial dan Ketimpangan), Cultural Perspectives on Sustainability (Perspektif Budaya dalam Keberlanjutan), serta Corporate Social Responsibility and Social Impact (Tanggung Jawab Sosial Perusahaan dan Dampak Sosial).

Selain itu, peserta dapat mengangkat tema Public Policy and Governance (Kebijakan Publik dan Tata Kelola), Education for Sustainable Development (Pendidikan untuk Pembangunan Berkelanjutan), Digital Society (Masyarakat Digital), serta Community Development and Innovation (Pembangunan dan Inovasi Komunitas).

Untuk mendukung publikasi ilmiah peserta, panitia telah menjalin kerja sama dengan delapan jurnal mitra. Jurnal tersebut meliputi International Journal of Communication and Society, Journal Community Engagement and Transformation (Comet), Journal of Society, Power and Development (SPADE), Jurnal Techsaint, Jurnal Mediakom (Sinta 4), Jurnal Channel (Sinta 3), Journal Komuniti (Sinta 3), dan Jurnal Audiens (Sinta 3).

“Peserta konferensi internasional perdana yang akan kita gelar ini berasal dari mahasiswa S-1 sampai S-3, praktisi, kalangan swasta, pemerintahan, BUMN, dosen, dan lainnya,” kata Nuril.

Rangkaian 1st ICSIGC 2026 diawali dengan pengumpulan abstrak (abstract submission) pada 17 Agustus–27 September 2026. Pengumuman abstrak yang lolos seleksi (announcement of abstract acceptance) dijadwalkan pada 28 September 2026.

Selanjutnya, peserta yang dinyatakan lolos dapat melakukan pendaftaran dan pembayaran pada 29 September–3 Oktober 2026. Berkas presentasi (presentation file) dikumpulkan paling lambat 10 Oktober 2026.

Konferensi akan berlangsung secara daring pada 20–21 Oktober 2026. Informasi lengkap mengenai pendaftaran dan pengumpulan abstrak dapat diakses melalui laman resmi ICSIGC UMJT 2026.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow