PTMA dan BPJS Kesehatan Jajaki Penguatan Kontribusi Akademik untuk Program JKN
YOGYAKARTA — Perguruan Tinggi Muhammadiyah dan ‘Aisyiyah (PTMA) didorong memperkuat kontribusi akademik dalam mendukung Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) melalui kolaborasi dengan BPJS Kesehatan. Kerja sama ini mencakup edukasi, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, pengembangan kurikulum, serta dakwah sosial kemasyarakatan.
Pembahasan kerja sama berlangsung pada Kamis (15/10) di Kantor Majelis Pendidikan Tinggi, Penelitian, dan Pengembangan (Diktilitbang) Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah. Pertemuan tersebut dihadiri Ketua PP Muhammadiyah dr. Agus Taufiqurrahman.
Agus berharap kolaborasi antara Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah dan BPJS Kesehatan dapat mendukung pelaksanaan Caturdarma Perguruan Tinggi di lingkungan PTMA.
Ketua Majelis Diktilitbang PP Muhammadiyah, Bambang Setiaji, menjelaskan bahwa Caturdarma Perguruan Tinggi yang mencakup pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, serta Al-Islam dan Kemuhammadiyahan (AIK) dapat menjadi landasan bagi PTMA untuk berkontribusi dalam menjawab persoalan kesehatan masyarakat.
“Kerja sama ini menjadi momentum penting agar riset serta pengabdian masyarakat dari para akademisi PTMA dapat berorientasi pada pemecahan masalah kesehatan masyarakat, sekaligus mendukung keberlanjutan Program JKN,” ujar Bambang.
Menurutnya, keterlibatan perguruan tinggi diperlukan agar kegiatan akademik tidak hanya menghasilkan pengetahuan, tetapi juga memberikan manfaat bagi masyarakat, termasuk dalam bidang kesehatan.
Sementara itu, Direktur Sumber Daya Manusia dan Umum BPJS Kesehatan, Vetty Yulianty Permanasari, menyatakan bahwa dunia akademik berpotensi memperkuat literasi dan partisipasi masyarakat dalam Program JKN.
Ia menilai lingkungan perguruan tinggi dapat menjadi ruang untuk memperluas edukasi mengenai JKN melalui kegiatan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat.
Kolaborasi tersebut diharapkan meningkatkan pemahaman sivitas akademika mengenai program jaminan kesehatan nasional sekaligus mendorong keterlibatan masyarakat. Dengan dukungan kegiatan akademik, kontribusi PTMA diharapkan dapat menjangkau persoalan kesehatan yang dihadapi masyarakat secara lebih luas.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow