Prodi Hukum UMMAD Madiun Siap Kembangkan Pendidikan Hukum Berkualitas Berbasis Digital
MADIUN — Universitas Muhammadiyah Madiun (UMMAD) resmi membuka Program Studi (Prodi) Hukum sebagai bagian dari pengembangan institusi dan respon terhadap tantangan hukum di era digital. Prodi ini dirancang untuk melahirkan lulusan yang kompetitif dengan keunggulan utama pada pengembangan hukum siber (cyber law) bidang bisnis.
Keunggulan Prodi Hukum UMMAD terletak pada kurikulum inovatif yang disusun sebanyak 144 SKS selama delapan semester. Program ini memberikan perhatian khusus pada Business Cyber Law, sehingga membedakannya dari program studi hukum di perguruan tinggi lain.
Mahasiswa akan dibekali mata kuliah dasar seperti Hukum Administrasi Negara, Hukum Perdata, dan Hukum Pidana, serta mata kuliah unggulan antara lain Hukum Transaksi Elektronik dan Hukum Cyber Crime. Pembelajaran didukung oleh sumber daya manusia (SDM) berkualitas, termasuk dosen yang memiliki pengalaman di bidang e-commerce dan penyelesaian sengketa bisnis digital, serta sarana dan prasarana penunjang yang memadai.
Selain penguatan akademik, Prodi Hukum UMMAD juga mengintegrasikan nilai-nilai Muhammadiyah dalam kurikulum, dengan penyesuaian mata kuliah keislaman sesuai kebutuhan mahasiswa, guna membentuk lulusan yang unggul secara intelektual dan berkarakter.
Prospek lulusan Prodi Hukum UMMAD dinilai sangat menjanjikan seiring meningkatnya kebutuhan tenaga ahli hukum di bidang digital. Lulusan diharapkan mampu berkiprah sebagai praktisi hukum profesional, seperti hakim, jaksa, maupun polisi karier yang memahami kompleksitas kasus di era teknologi. Peluang karier lainnya meliputi advokat, arbiter, mediator, notaris pengganti, staf PPAT, legal drafter, peneliti hukum siber bisnis, hingga analis hukum di sektor telemedicine dan e-commerce.
Lulusan juga berpeluang menjadi Pegawai Negeri Sipil (PNS) di berbagai instansi strategis, seperti Kementerian Kehakiman, Kementerian HAM, Kejaksaan Agung, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK), serta lembaga pemerintahan lainnya. Dengan kompetensi cyber law bisnis, lulusan diharapkan mampu menciptakan peluang usaha jasa hukum berbasis teknologi dan berkontribusi pada pembangunan nasional berbasis digital.
Rektor UMMAD, Prof. Dr. Sofyan Anif, M.Si., menegaskan pentingnya pengembangan program studi melalui kerja tim yang solid dan strategi yang tepat untuk menjawab kebutuhan pasar.
“UMMAD berkomitmen mengembangkan pendidikan tinggi hukum yang berkualitas di Madiun,” ujar Prof. Sofyan Anif pada Senin (9/2).
Pembukaan Prodi Hukum ini menjadi bagian dari langkah ekspansi UMMAD menuju universitas yang semakin berdaya saing. Kehadiran prodi baru tersebut diharapkan mampu menarik minat calon mahasiswa dari berbagai daerah serta memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan hukum Indonesia di era digital.
What's Your Reaction?
-
1
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow