Mahasiswa MPAI UAD Gelar Pelatihan Metode Ummi untuk Guru SD Muhammadiyah Long Ikis

Mahasiswa MPAI UAD Gelar Pelatihan Metode Ummi untuk Guru SD Muhammadiyah Long Ikis

Smallest Font
Largest Font

PASER — Mahasiswa Program Studi Magister Pendidikan Agama Islam (MPAI) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta menggelar Program Pemberdayaan Umat (Prodamat) berupa Pelatihan Metode Ummi bagi tenaga pendidik SD Muhammadiyah Long Ikis, Kelurahan Atang Pait, Kecamatan Long Ikis, Kabupaten Paser, Kalimantan Timur, Selasa (12/5).

Kegiatan yang diikuti seluruh tenaga pendidik tersebut bertujuan meningkatkan kompetensi guru dalam mengajarkan Al-Qur’an secara tartil melalui penerapan Metode Ummi yang mengedepankan prinsip mudah, menyenangkan, dan menyentuh hati.

Pelatihan dipandu langsung oleh Ketua dan Anggota Tim Prodamat MPAI UAD, Muhammad Syarif Ilyasa’ dan Anugrah Ainul Yakin. Keduanya terlibat sejak tahap perencanaan program, koordinasi dengan pihak sekolah, hingga pelaksanaan pelatihan dan pendampingan praktik mengajar.

Program ini menjadi salah satu bentuk kontribusi nyata mahasiswa MPAI UAD dalam memberdayakan masyarakat melalui penguatan kualitas pendidikan Al-Qur’an, khususnya di lingkungan sekolah Muhammadiyah.

Kegiatan diawali dengan sambutan Kepala SD Muhammadiyah Long Ikis yang menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya pelatihan tersebut. Selanjutnya, Ketua Tim Prodamat memaparkan tujuan, manfaat, serta rangkaian kegiatan yang akan diikuti para peserta.

Pada sesi inti, para guru mendapatkan materi tentang konsep dasar pembelajaran Al-Qur’an secara tartil, filosofi dan prinsip Metode Ummi, teknik pembelajaran klasikal maupun individual, serta strategi membimbing dan mengoreksi bacaan peserta didik. Materi disampaikan secara sistematis agar mudah dipahami dan dapat langsung diterapkan dalam proses pembelajaran di kelas.

Antusiasme peserta semakin terlihat saat memasuki sesi praktik mengajar. Para guru melakukan simulasi pembelajaran menggunakan Metode Ummi dengan pendampingan langsung dari tim Prodamat. Fokus pembelajaran diarahkan pada ketepatan makharijul huruf, penerapan kaidah tajwid, serta peningkatan kualitas bacaan Al-Qur’an secara tartil.

Untuk mengukur efektivitas program, tim pelaksana juga mengadakan pre-test dan post-test guna melihat peningkatan pemahaman peserta. Selain itu, kemampuan praktik mengajar para guru dinilai menggunakan rubrik yang telah disusun sebelumnya.

Pelatihan ditutup dengan sesi diskusi dan tanya jawab yang berlangsung interaktif, dilanjutkan dengan penyerahan sertifikat serta dokumentasi bersama.

Melalui kegiatan ini, para peserta memperoleh pengetahuan dan keterampilan baru dalam mengajarkan Al-Qur’an secara efektif. MPAI UAD berharap pelatihan tersebut dapat memberikan dampak berkelanjutan bagi peningkatan mutu pembelajaran Al-Qur’an di SD Muhammadiyah Long Ikis sekaligus menjadi model pemberdayaan tenaga pendidik yang dapat diterapkan di sekolah-sekolah Muhammadiyah lainnya.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow