Kritisi Satu Dekade SDGs, KPM UMY Gelar International SDGs Competition 2026

Kritisi Satu Dekade SDGs, KPM UMY Gelar International SDGs Competition 2026

Smallest Font
Largest Font

YOGYAKARTA — Satu dekade pelaksanaan Sustainable Development Goals (SDGs) masih menyisakan berbagai tantangan signifikan dalam implementasinya. Sejumlah indikator dan data pembangunan global dinilai belum sepenuhnya merepresentasikan realitas sosial di berbagai wilayah. Merespons hal tersebut, Unit Kegiatan Mahasiswa Kelompok Penelitian Mahasiswa (KPM) Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menghadirkan KPM International SDGs Competition 2026 sebagai ruang evaluasi kritis berbasis riset dan inovasi.

Kompetisi internasional ini mengusung tema “A Decade of SDGs: Reflecting the Journey, Accelerating the Goals” dan resmi dibuka pada Selasa (10/2). Ajang ini mengajak mahasiswa dari berbagai negara untuk melakukan penilaian mendalam terhadap capaian SDGs, sekaligus merumuskan solusi inovatif berbasis riset guna mempercepat pencapaian tujuan pembangunan berkelanjutan menjelang tahun 2030.

Direktur Direktorat Kemahasiswaan dan Karier (DKK) UMY, Zain Maulana, menyoroti bahwa capaian SDGs kerap terjebak pada angka-angka statistik yang tidak selalu mencerminkan kondisi sosial di lapangan. Menurutnya, persoalan utama tidak hanya terletak pada pencapaian target, tetapi juga pada cara indikator pembangunan disusun dan digunakan sebagai dasar kebijakan.

“Indikator SDGs masih sangat bias dan cenderung berfokus pada perspektif Barat. Hal ini berpotensi menghasilkan data yang kurang relevan dengan konteks lokal dan dapat menyesatkan arah kebijakan publik,” ujar Zain dalam sambutannya.

Ia juga menekankan pentingnya penggunaan data yang akurat serta metodologi yang tepat agar solusi pembangunan benar-benar menyentuh kelompok masyarakat yang paling membutuhkan.

Kompetisi ini membuka ruang bagi mahasiswa untuk tidak sekadar menjadi konsumen data, tetapi juga berperan aktif dalam mengkritisi, menafsirkan, dan menawarkan perspektif alternatif berbasis riset. Ketua Steering Committee KPM UMY, Muhammad Syafri Laudiu, menjelaskan bahwa kompetisi ini dirancang lebih dari sekadar ajang akademik.

“Kompetisi ini merupakan bentuk tanggung jawab sosial mahasiswa untuk menghadirkan gagasan dan inovasi yang berdampak nyata bagi masyarakat serta mampu mempercepat pencapaian SDGs,” ungkapnya.

Rangkaian KPM International SDGs Competition 2026 akan berlangsung dari Februari hingga Mei 2026. Tahapan kegiatan meliputi proses seleksi, final presentasi inovator, Innovation Summit, SDGs Festival, hingga malam penganugerahan. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari Kementerian PPN/Bappenas serta berbagai pemangku kepentingan lainnya.

Melalui kompetisi ini, KPM UMY berharap dapat berkontribusi dalam percepatan pencapaian SDGs sekaligus membuka ruang kolaborasi global bagi mahasiswa untuk terlibat aktif dalam upaya perubahan sosial yang berkelanjutan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow