KKN UMRI Dampingi UMKM Desa Bukit Pedusunan Manfaatkan QRIS

KKN UMRI Dampingi UMKM Desa Bukit Pedusunan Manfaatkan QRIS

Smallest Font
Largest Font

KUANSING — Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Kelompok 71 Universitas Muhammadiyah Riau (UMRI) mendorong digitalisasi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di Desa Bukit Pedusunan. Salah satunya melalui pendampingan pembuatan dan penggunaan Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) sebagai alternatif pembayaran digital.

Kegiatan tersebut merupakan bagian dari program kerja KKN Kelompok 71 UMRI untuk membantu pelaku UMKM beradaptasi dengan perkembangan teknologi, khususnya dalam sistem pembayaran. Melalui QRIS, pelaku usaha dapat memberikan pilihan transaksi non-tunai yang lebih praktis dan efisien bagi pelanggan.

Dalam pendampingan tersebut, mahasiswa memberikan edukasi secara langsung, mulai dari pengenalan QRIS, proses pendaftaran, hingga tata cara penggunaannya dalam transaksi sehari-hari. Pelaku UMKM juga diberikan pemahaman mengenai manfaat pembayaran digital dalam mendukung kegiatan usaha di tengah meningkatnya penggunaan transaksi non-tunai.

Mahasiswa KKN Kelompok 71 UMRI, Gina Nabila Basuki, mengatakan pendampingan pembuatan QRIS diharapkan dapat membantu pelaku UMKM meningkatkan kemudahan transaksi sekaligus mengikuti perkembangan sistem pembayaran digital.

“Dengan adanya QRIS, kami berharap para pelaku UMKM dapat lebih mudah melayani pelanggan yang ingin melakukan pembayaran secara non-tunai. Selain mempermudah transaksi, penggunaan QRIS juga menjadi salah satu langkah dalam mendorong UMKM agar semakin berkembang dan mampu beradaptasi dengan kemajuan teknologi,” ujar Gina.

Menurutnya, pendampingan tidak hanya berfokus pada proses pembuatan QRIS, tetapi juga memastikan pelaku usaha memahami cara menggunakannya secara mandiri setelah kegiatan selesai.

Selama kegiatan berlangsung, mahasiswa KKN berinteraksi langsung dengan para pelaku UMKM dan memberikan panduan mengenai penggunaan QRIS dalam kegiatan usaha. Pendampingan tersebut diharapkan membuat pelaku usaha lebih percaya diri dalam memanfaatkan layanan pembayaran digital.

Bagi pelaku UMKM, penggunaan QRIS dapat memberikan kemudahan dalam menerima pembayaran tanpa perlu menyiapkan uang kembalian. Sistem tersebut juga dapat membantu membuat proses transaksi menjadi lebih praktis dalam kegiatan usaha sehari-hari.

Lebih jauh, digitalisasi pembayaran diharapkan menjadi langkah awal bagi UMKM Desa Bukit Pedusunan untuk mengembangkan pemanfaatan teknologi dalam aspek usaha lainnya. Adaptasi digital yang semakin baik dapat membantu pelaku usaha meningkatkan efisiensi sekaligus memperkuat daya saing.

Mahasiswa KKN Kelompok 71 UMRI mengapresiasi antusiasme para pelaku UMKM yang mengikuti kegiatan pendampingan. Mereka berharap pemanfaatan QRIS dapat terus digunakan dan memberikan manfaat secara berkelanjutan bagi perkembangan usaha masyarakat.

Kegiatan tersebut sekaligus menjadi wujud kontribusi mahasiswa KKN Kelompok 71 UMRI dalam mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat melalui pemanfaatan teknologi digital, khususnya bagi pelaku UMKM di Desa Bukit Pedusunan.

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow