Peduli Perkembangan UKM, Dosen Ekonomi Pembangunan UAD Gelar Pelatihan Strategi Pengembangan Usaha Toko Roti
BANTUL – Company profile perusahaan merupakan informasi kepada masyarakat tentang produk dan layanan yang diberikan, oleh karena itu company profile sudah selayaknya dibuat semenarik mungkin, namun demikian banyak UKM yang tidak dapat membuatnya dengan baik. Dampaknya adalah konsumen tidak mendapatkan informasi yang akurat tentang perusahaan dan produk yang dijual.
Hal itulah yang mendorong Nurul Azizah Az Zakiyyah, S.E., M.Sc., Lestari Sukarniati. S.E., M.Si, Firsty Ramadhona Amalia Lubis , S.E., M.Ec.Dev dan Lusmino Basia, S.E., M.Sc., M.Ak.,Ak melakukan kegiatan pengabdian masyarakat dengan tujuan untuk membantu UKM dalam mengatasi keterbatasan kemampuannya dan membantu membuat strategi untuk mengembangkan usaha.
Kegiatan ini dilakukan dalam kurun waktu empat bulan berturut-turut sejak akhir November 2024 dan baru selesai Sabtu (25/2) yang lalu, di salah satu UKM yaitu Toko Roti Marauleng (cake & cookies) yang berada di Jl. Nitipuran, Gang Klawu Bendho no. 311E RT 08 Ngestiharjo, Kasihan, Bantul. Daerah Istimewa Yogyakarta.
Sebelum kegiatan pengabdian dilaksanakan, terlebih dahulu tim melakukan diskusi dengan pemilik usaha, setelah mengetahui gambaran kondisi perusahaan dan kendala yang dihadapi, dilanjutkan dengan kegiatan pelatihan yang ditujukan kepada pemilik usaha dan karyawan. Ada empat materi pelatihan yang diberikan, meliputi brand image, pengembangan usaha berbasis fintech, pencatatan keuangan berbasis sistem, dan pendaftaran sertifikasi halal.
Kegiatan dihadiri oleh pemilik usaha, yaitu Ibu Ema dan karyawan Marauleng. Dengan dilaksanakannya kegiatan ini diharapkan usaha Roti Marauleng dapat mengatasi hambatan yang selama ini dihadapi dan dapat berkembang menjadi usaha yang lebih besar serta dapat menyerap tenaga kerja masyarakat sekitar.
“Kegiatan ini sangat bermanfaat sekali, materi pertama dijelaskan mengenai pentingnya dan bagaimana cara membangun brand image yang baik, materi kedua tentang penggunaan media sosial untuk promosi dan pengembangan usaha. Materi ketiga berupa pelatihan pencatatan keuangan berbasis system untuk memudahkan menghitung harga dasar dan keuntungan, dan materi keempat adalah prosedur dan pendampingan untuk mendapatkan sertikasi halal,” kata Ibu Ema.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow