Integrasi Riset dan Pengabdian Masyarakat UMY Semakin Diakui THE WUR 2026

Integrasi Riset dan Pengabdian Masyarakat UMY Semakin Diakui THE WUR 2026

Smallest Font
Largest Font

YOGYA - Peningkatan kualitas riset terintegrasi menjadi faktor kunci yang mendorong kenaikan kinerja dan mempertahankan posisi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) dalam Times Higher Education World University Rankings (THE WUR) 2026. UMY yang berada di peringkat 1501+ mencatat peningkatan pada indikator Research Quality dengan skor 25,4, tertinggi kedua di antara lima indikator utama penilaian. Kelima indikator penilaian THE WUR 2026 ini antara lain, Teaching, Research Environment, Research Quality, Industry, dan International Outlook. 

Capaian ini menandai pengakuan terhadap penguatan riset yang tidak hanya produktif secara akademik, tetapi juga berdampak sosial dengan kegiatan pengabdian masyarakat yang terintegrasi dengan riset.

Wakil Rektor Bidang Riset, Inovasi, dan Hilirisasi UMY, Dr. Med. dr. Supriyatiningsih, Sp.OG., M.Kes., menuturkan bahwa peningkatan kualitas riset UMY merupakan hasil dari upaya kolektif yang berkelanjutan. Menurutnya, salah satu kunci penguatan Research Quality adalah integrasi antara kegiatan riset dan pengabdian masyarakat yang kini menjadi arah strategis UMY.

“Kegiatan pengabdian masyarakat bukan lagi berdiri sendiri, tetapi menjadi bagian dari riset yang berorientasi pada kebermanfaatan. Dari lapangan, muncul data, inovasi, dan publikasi yang sekaligus memperkaya dampak ilmiah dan sosial,” ujar dokter yang akrab disapa Upi ini, saat ditemui di ruangannya pada Senin (13/10).

Model integrasi tersebut diwujudkan melalui berbagai program tematik termasuk KKN berbasis riset di lingkup nasional dan internasional. Terdapat juga kolaborasi dengan lembaga mitra, diantaranya adalah KBRI Mesir dan laboratorium riset Prodia. Dosen dan mahasiswa tidak hanya berinteraksi dengan komunitas, tetapi juga melakukan penelitian yang menghasilkan solusi nyata, sekaligus memperkuat relevansi akademik universitas.

Upaya ini, menurut Upi, secara langsung berkontribusi terhadap peningkatan reputasi akademik dan indikator sitasi internasional. Ia juga menyadari bahwa ini merupakan proses yang panjang, dan menginatkan agar terus menjaga academic environmet di UMY melalui ekosistem riset yang berintegritas.

“Pencapaian ini tidak lahir dalam waktu singkat. Ia merupakan proses panjang lintas periode kepemimpinan, di mana perbaikan dilakukan secara terus-menerus dan melibatkan seluruh civitas academica. Kualitas penelitian yang berdampak sosial pun akan selalu menemukan relevansi globalnya,” jelasnya.

Selain memperkuat riset yang berbasis masyarakat, UMY juga tengah mendorong riset hilirisasi melalui keterlibatan dalam program Riset Inovatif Produktif dari Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (RISPRO LPDP). Program ini dilaksanakan melalui skema co-funding antara Majelis Diktilitbang Pimpinan Pusat Muhammadiyah dan Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP), yang memberikan kesempatan bagi perguruan tinggi Muhammadiyah, termasuk UMY, untuk berpartisipasi dalam riset strategis tingkat nasional.

Upi menjelaskan, ekosistem riset yang berintegritas melalui penguatan tata kelola dan penegakan etika publikasi pun semakin diperkuat. Setiap fakultas kini memiliki tim reviewer internal untuk memastikan kesesuaian jurnal dan mencegah publikasi pada jurnal predator. UMY juga mengembangkan basis data publikasi Scopus dosen sebagai sarana memperkuat kolaborasi lintas disiplin dan meningkatkan jumlah sitasi internal yang sehat.

“Kami menanamkan nilai bahwa integritas riset sama pentingnya dengan produktivitas riset. Etika akademik adalah pondasi dari reputasi ilmiah,” tutur Upi.

Baginya, peningkatan posisi UMY dalam THE WUR bukan sekadar pencapaian peringkat, tetapi cerminan kepercayaan publik terhadap mutu akademik universitas. Ia menilai jika pemeringkatan internasional merupakan bentuk dari quality assuranc e terhadap proses akademik yang berjalan secara bermutu dan kredibel. (ID)

Editors Team
Daisy Floren

What's Your Reaction?

  • Like
    0
    Like
  • Dislike
    0
    Dislike
  • Funny
    0
    Funny
  • Angry
    0
    Angry
  • Sad
    0
    Sad
  • Wow
    0
    Wow