Dosen UAD Giatkan Pengetahuan Inklusi Keuangan Perempuan di Tiongkok melalui Pemanfaatan Fintech
NANJING – Tim dosen Universitas Ahmad Dahlan (UAD) menggelar program Pengabdian Masyarakat Internasional yang sukses diselenggarakan pada tanggal 15 dan 16 Januari 2025 di Nanjing, Republik Rakyat Tiongkok. Program ini bertujuan untuk meningkatkan inklusi keuangan perempuan melalui pelatihan literasi keuangan digital dan pemanfaatan teknologi finansial (fintech). Program ini didanai oleh Lembaga Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (LPPM) Universitas Ahmad Dahlan (UAD) dan bekerjasama dengan Pimpinan Cabang Istimewa Muhammadiyah (PCIM) Tiongkok, yang menjadi mitra lokal dalam kegiatan ini.
Pelatihan ini diikuti oleh lebih dari 20 perempuan pelaku usaha kecil dan menengah (UKM), baik dari kalangan masyarakat lokal maupun warga Indonesia yang tinggal di Nanjing. Dalam pelatihan ini, peserta diajarkan cara-cara menggunakan aplikasi fintech seperti dompet digital, platform pembayaran online, dan pinjaman peer-to-peer (P2P) yang dapat membantu mereka mengelola keuangan usaha secara lebih efisien dan mengakses layanan keuangan digital.
Program ini dilaksanakan oleh Rusydi Umar, S.T., M.T., Ph.D. (Dosen S2 Informatika) sebagai ketua tim, bersama dengan Muhammad Aziz, S.T., M.Cs, Ph.D. (Dosen S1 Informatika) sebagai anggota, dengan tujuan memberikan pemahaman tentang literasi keuangan digital. Selain itu, mereka juga mengajarkan cara menggunakan teknologi finansial dalam mengelola usaha kecil, serta membimbing peserta agar lebih percaya diri dalam menggunakan teknologi untuk pengelolaan keuangan pribadi dan usaha mereka.
"Program ini dirancang untuk meningkatkan kapasitas perempuan pelaku usaha kecil di Nanjing, terutama dalam mengatasi tantangan yang ada dalam mengakses layanan keuangan formal. Dengan memanfaatkan teknologi, kami berharap dapat membuka akses yang lebih luas bagi mereka," ujar Rusydi Umar.
Setelah pelatihan, pendampingan berkelanjutan diberikan untuk memastikan peserta dapat mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh. Selain itu, program ini menggunakan evaluasi pre-test dan post-test untuk mengukur peningkatan pemahaman peserta dalam mengelola keuangan digital.
Hasil evaluasi menunjukkan peningkatan yang signifikan dalam pemahaman peserta mengenai aplikasi fintech, dengan banyak dari mereka melaporkan peningkatan dalam pengelolaan keuangan usaha mereka.
Tim Pengabdian Masyarakat internasional tersebut mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada LPPM UAD atas dukungan finansial yang diberikan untuk melaksanakan program pengabdian masyarakat ini. Mereka juga berterima kasih kepada PCIM Tiongkok yang telah menjadi mitra strategis dalam kegiatan ini, serta para peserta yang telah berpartisipasi aktif dalam pelatihan dan berkomitmen untuk meningkatkan literasi keuangan dan mengembangkan usaha mereka melalui pemanfaatan teknologi finansial.
Program ini bertujuan untuk membekali perempuan pelaku usaha kecil dengan keterampilan yang dapat mendorong kemandirian ekonomi dan membantu mereka mengakses layanan keuangan yang lebih efisien dan aman. Dengan adanya pendampingan berkelanjutan dan pembentukan forum diskusi, diharapkan peserta dapat terus berkembang dan berbagi pengalaman mengenai penerapan teknologi finansial dalam kehidupan sehari-hari.
Program ini juga berkontribusi pada pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDG’s), khususnya dalam hal pemberdayaan perempuan dan akses ke layanan keuangan yang inklusif.
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow