Budi Bowoleksono: Pendidikan Internasional Berperan Strategis Bangun Masa Depan Afghanistan
YOGYA - Pendidikan internasional dinilai memiliki peran strategis dalam membangun masa depan negara-negara rentan, termasuk Afghanistan. Melalui akses pendidikan lintas negara, generasi muda tidak hanya memperoleh pengetahuan akademik, tetapi juga kapasitas kepemimpinan, ketahanan pribadi, serta jejaring global yang dibutuhkan untuk mendorong pembangunan berkelanjutan di negara asalnya. Dalam konteks tersebut, pendidikan dipandang sebagai bagian penting dari diplomasi kemanusiaan dengan dampak jangka panjang.
Pandangan tersebut disampaikan oleh Budi Bowoleksono, Anggota Dewan Pengawas Yayasan Amanah Bangun Negeri sekaligus mantan Duta Besar Republik Indonesia untuk Amerika Serikat, dalam acara Seremoni Perpisahan Mahasiswa Afghanistan yang digelar di Gedung AR Fachruddin A Lantai 5 Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY), Sabtu (20/12).
Ia menegaskan bahwa keberhasilan akademik para mahasiswa tidak dapat dipisahkan dari proses perjuangan panjang, kemampuan beradaptasi lintas budaya, serta komitmen personal yang dibangun selama masa studi di luar negeri.
“Anda tidak hanya menyelesaikan ujian dan memenuhi persyaratan akademik. Anda telah menavigasi budaya yang baru, menghadapi sistem pendidikan yang berbeda, serta menjalani proses pembelajaran yang kompleks dengan ekspektasi tinggi. Keberhasilan ini merupakan bukti karakter, ketangguhan, dan komitmen Anda terhadap keunggulan,” ujar Budi.
Menurutnya, kelulusan tersebut bukanlah akhir dari perjalanan, melainkan awal dari tanggung jawab yang lebih besar ketika para mahasiswa kembali ke tanah air. Para lulusan dipandang memiliki peran strategis sebagai generasi terdidik yang diharapkan mampu berkontribusi langsung dalam proses pemulihan dan pembangunan Afghanistan di berbagai sektor.
“Ketika Anda kembali ke Afghanistan, Anda membawa lebih dari sekadar ijazah. Anda membawa keterampilan, visi, serta kepemimpinan yang dibutuhkan untuk membangun masa depan yang lebih cerah bagi negara Anda. Di mana pun Anda berkiprah, baik di bidang teknik, kesehatan, pemerintahan, teknologi, maupun hubungan internasional, saya yakin Anda akan menjadi arsitek perubahan di komunitas dan bangsa Anda,” tegasnya.
Lebih lanjut, Budi menekankan bahwa keberlanjutan pendidikan internasional sangat bergantung pada kolaborasi yang kuat antara perguruan tinggi dan sektor non-negara, termasuk dunia usaha. Ia menyebut kemitraan antara PT Alamtri Resources Indonesia dan UMY sebagai contoh kerja sama berbasis kepercayaan dan komitmen jangka panjang dalam pengembangan sumber daya manusia lintas negara.
“Kemitraan dengan UMY dibangun atas dasar kepercayaan. Hasil yang kita saksikan hari ini semakin menegaskan mengapa kerja sama ini sangat bernilai. Pendidikan adalah investasi jangka panjang, bukan hanya bagi individu, tetapi juga bagi masa depan sebuah bangsa,” pungkasnya. (NF)
What's Your Reaction?
-
0
Like -
0
Dislike -
0
Funny -
0
Angry -
0
Sad -
0
Wow