Kampus

Kampus

MediaMU.COM

May 26, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

Pelatihan Pembuatan Sabun Minyak Jelantah yang Aman Bagi Kulit

BANTUL – Pemkab Bantul telah mencanangkan program Bantul Bersama 2025 sejak bulan November 2022. Sejak saat itu mulai gencar disosialisasikan kepada warga Bantul untuk turut mendukung program tersebut, tak terkecuali perguruan tinggi.

Salah satu Tridharma Perguruan Tinggi yaitu Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) merupakan salah satu jembatan yang menghubungkan perguruan tinggi dan masyarakat agar bisa saling bersinergi. Salah satu mitra Universitas Ahmad Dahlan dalam PKM adalah Bank Sampah “Bersih Bersama” yang berlokasi di Karanganom, Piyungan, Kabupaten Bantul merupakan salah satu bank sampah yang aktif di DIY.

Selama ini, sampah yang paling banyak dikelola oleh bank sampah adalah plastik dan kertas.

Namun setelah mendapatkan penyuluhan tentang bahaya limbah minyak jelantah dari team PKM UAD yang terdiri dari Reni Dwi Astuti STP. MT., Annie Purwani STP. MT., dan Isana Arum Primasari ST. MT, para pengurus bank sampah berniat untuk menjadikan minyak jelantah sebagai salah satu limbah yang akan dikelola juga oleh bank sampah.

Jelantah merupakan limbah rumah tangga sehari-hari yang berpotensi merusak lingkungan jika dibuang sembarang, diantaranya adalah menutup pori-pori tanah sehingga tanah menjadi keras dan tidak subur,  juga dapat terbawa hingga ke laut dan mengapung menjadi penghalang cahaya matahari masuk ke laut sehingga mengakibatkan ekosistem laut terganggu.

Untuk itu, diperlukan langkah untuk mengelola jelantah agar tidak merusak lingkungan, diantaranya dengan mengolahnya menjadi sabun cuci tangan yang aman bagi kulit.

Pengolahan jelantah menjadi sabun yang tidak tepat, bisa menimbulkan gatal-gatal dan iritasi pada kulit.

Program PKM dilaksanakan dalam 3 tahap, diawali dengan penyampaian wawasan terkait manfaat dan cara penjernihan minyak jelantah, telah dilaksankan pada tanggal 14 Agustus 2022 di markas bank sampah “Bersih Bersama”, Karanganom, Piyungan, Bantul.

Sebelum proses pembuatan sabun maka minyak jelantah haru dipastikan sudah jernih sehingga terhindah dari unsur-unsur perusak kulit. Peralatan dan bahan yang digunakan untuk pelatihan berikutnya berupa bahan-bahan pemurni minyak jelantah, botol tempat minyak jelantah, saringan, kompor, panci, kayu pengaduk, dan cetakan sabun.

Program PKM berikutnya adalah Pelatihan pembuatan sabun yang aman bagi kulit pada tanggal 20 Oktober 2022.

Sabun ini berbeda dengan hasil PKM diberbagai tempat yang masih meninggalkan rasa gatal jika digunakan. Sabun bertampilan tranparan ini tidak gatal sehingga aman bagi kulit kita. Rencana pendampingan masyarakat  berikutnya adalah terkait packaging untuk mengemas produk saat siap untuk dipasarkan. (*\)


Sumber: Tim Dosen Pengabdi UAD

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here