Kampus

Kampus

MediaMU.COM

Feb 25, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang
Breaking
UMY Resmikan Program Magister-Doktoral Kerjasama dengan Universiti Malaysia Perlis Alhamdulillah, 145 Mahasiswa Terima Beasiswa Sang Surya Lazismu UMY 400 Juta Pelatihan Soft Skill KKN UAD, Rajut Kebersamaan dan Kuatkan Kerjasama Pemuda Ngentak Mangir Resmi Dikukuhkan, Dua Guru Besar UMY Tawarkan Solusi Persoalan Hukum Apresiasi Kiprah Alumni, UMY Kembali Beri Penghargaan Lewat Alumni Award 2023  LSP UMY Jalani Witness dari BNSP, Total 36 Skema Siap Dukung Calon Lulusan  Tambah 4 Lewat SK Pengangkatan, UMY Kini Punya 43 Guru Besar UMY Tetap Unggul: Raih Peringkat Ke-3 PTS Terbaik Nasional Versi Webometrics 2024 Hadapi Era Smart Society 5.0, UAD Gelar Workshop Ketahanan Digital untuk Wali Siswa SD Muhammadiyah Prambanan UAD Terima 3 Mahasiswa Filipina, Siap Mengajar di Sekolah Muhammadiyah dan TK ABA Unik, UAD Kukuhkan Tiga Guru Besar, Dua Di Antaranya Suami dan Istri Gelar Job Fair #9, UAD Jembatani Lulusan dengan Dunia Kerja UMY Komitmen Optimalkan Teknologi Untuk Dukung Kehidupan Berkelanjutan  "Breaking The Barriers", Milad Ke-43 UMY Membuka Era Baru Semangat Universitas Semarakkan Milad Ke-43, UMY Gelar Senam bersama Guru, Siswa, dan Civitas Academica Luar Biasa, Mahasiswa UAD Jadi Juara Lomba Eksplorasi di Ajang ICESCO Rayakan Milad ke-43, UMY Akan Gelar Berbagai Kegiatan  Komitmen Dukung Pendidikan di ASEAN, UMY Kuatkan Jaringan Kerja Sama Lantik 5 Wakil Rektor UAD, Rektor Muchlas: Suksesi yang Menggembirakan Kemdikbudristek Evaluasi Dana Hibah Akreditasi Intenasional UMY

ICELI Wujudkan Transisi dari Sekolah Menuju Dunia Kerja

YOGYAKARTA — Program Studi Manajemen Pendidikan, Program Pascasarjana Universitas Ahmad Dahlan (UAD) Yogyakarta, selenggarakan International Conference on Education, Leadership, and Innovation (ICELI) 2019 dengan tema “School to Work Transition in 4.0 Era” di Amphitarium Lantai 9 Kampus Utama UAD, Jl Ringroad Selatan, Tamanan, Banguntapan, Bantul, Ahad (15/12/2019).

Ketika membuka kegiatan itu, Wakil Direktur Pascasarjana UAD Yogyakarta, Prof Dr Ir Dwi Sulisworo, MT, yang mewakili Rektor UAD Dr Muchlas MT, mengatakan, acara International Conference on Education, Leadership and Innovation adalah konferensi pertama, yang rencananya akan diadakan tahunan oleh Prodi Manajemen Pendidikan UAD Yogyakarta.

 “Kegiatan ini adalah konferensi internasional yang didedikasikan untuk bidang pendidikan,” tandas Dwi Sulisworo.

Bagi Dwi Sulisworo, konferensi ini dirancang untuk menyediakan forum bagi mahasiswa, pakar pendidikan, pembuat kebijakan dan praktisi untuk terlibat dalam dialog yang berwawasan luas tentang evolusi pendidikan, kepemimpinan dan inovasi semua lingkungan di semua negara.

Selain itu, kata Dwi Sulisworo, konferensi ini merupakan forum yang sangat baik bagi para peserta untuk bertukar temuan dan gagasan penelitian tentang pendidikan, kepemimpinan dan inovasi untuk membangun jaringan serta kolaborasi lebih lanjut.

Seminar dengan skala internasional tersebut disupport oleh peserta dari dalam negeri dan luar negeri: Malaysia dan Hiroshima University.

Adapun narasumber dalam seminar itu adalah Prof Dr Suyanto, MM (Rektor Universitas Amikom Yogyakarta), Dr. Arman Shah bin Abdullah (Senior Lecture UPSI Malaysia), dan Assoc. Prof. Dr. Widodo, M.Si. (Universitas Ahmad Dahlan).

Alasan mendasar dalam penentuan tema seminar internasional ini, seperti dijelaskan ketua panitia Dr Enung Hasanah, M.Pd, untuk menjawab tantangan utama permasalahan pengangguran di kalangan kaum muda Indonesia.

“Di mana perlu adanya sebuah diskusi nyata terkait dengan pengembangan strategi konkret bagi kaum muda agar mendapatkan pekerjaan yang produktif dan layak,” kata Enung Hasanah.

Menurut Enung, seminar ini merupakan wadah yang menaungi para peneliti, kaum muda cendekia dan pakar untuk menyusun sebuah pendekatan imajinatif dalam menanggulangi pengangguran dan meningkatkan produktivitas kerja.

Di balik pertumbuhan ekonomi yang tidak cukup tinggi untuk menciptakan lapangan pekerjaan bagi semua pemuda yang memasuki pasar kerja, terdapat beberapa masalah.

“Salah satunya adalah ketidaktersedianya jalur dari sekolah atau perguruan tinggi munuju dunia kerja,” ungkap Enung, yang menerangkan menyebabkan banyak kaum muda membutuhkan waktu yang sangat lama untuk mendapatkan pekerjaan.

Untuk itu, seminar internasional ini memusatkan perhatian pada transisi dari sekolah menuju dunia kerja bagi kaum muda Indonesia. “Dengan tujuan untuk mengenali masalah penting dan menyarankan tindakan dalam pengambilan kebijakan,” papar Enung.

Seminar internasional ini didasarkan pada hasil penelitian dari para partisipan yang mengumpulkan informasi mengenai school to work transition, pendidikan dan latihan, pengembangan kurikulum, inovasi pendidikan, dan sinkronisasi kebutuhan ketrampilan kompetensi yang diperlukan di pasar kerja era revolusi industri 4.0.

Sehingga hasil akhir dari seminar internasional ini adalah sebuah kajian kebijakan yang konkret bagi Indonesia.

Diharapkan, para peserta akan memiliki kesempatan untuk secara kritis memeriksa kekuatan dan kelemahan dari berbagai paradigma teoritis pendidikan, kepemimpinan dan inovasi.

Konferensi ini mengundang pemakalah penelitian yang membahas analisis konseptual, implementasi desain, dan evaluasi kinerja: Dr Ipong Dekawati, M.Pd (Direktur Pasca Sarjana Universitas Wiralodra Indramayu), Dr. Manap Somantri, M.Pd (Kaprodi Magister Administrasi Pendidikan Universitas Bengkulu), Prof Dr Aan Komariah, M.Pd (Kaprodi S2-S3 Administrasi Pendidikan Universitas Pendidikan Indonesia). (Affan)

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here