Kampus

Kampus

MediaMU.COM

May 26, 2024
Otomatis
Mode Gelap
Mode Terang

UMY Terbitkan Jurnal Komunikasi Pertama Berbasis OJS di Indonesia

BANTUL — Program Studi Ilmu Komunikasi Universitas Muhammadiyah Yogyakarta (UMY) menerbitkan Jurnal Audiens edisi cetak, Senin 22 Juni 2020. Jurnal ini tercatat sebagai jurnal mahasiswa pertama yang dikelola dengan mekanisme online journal system (OJS). Sebelumnya sudah ada jurnal mahasiswa dari beberapa kampus, namun tata kelolanya belum menggunakan OJS.

Edisi cetak yang berisi lima belas artikel ini melengkapi edisi online yang telah rilis pada bulan Maret 2020. Mayoritas artikel berasal dari mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY, lainnya dari kampus lain. Sebelumnya Program Studi Ilmu Komunikasi UMY telah memiliki Jurnal Komunikator yang terakreditasi Sinta 3.

“Jurnal Audiens sedari awal memang dikhususkan sebagai jurnal mahasiswa, dalam artian penerbitan jurnal ini ditujukan untuk menampung karya akademik mahasiswa Ilmu Komunikasi UMY,” jelas editor in chief Jurnal Audiens, Dr. Fajar Junaedi. 

Dosen Program Studi Ilmu Komunikasi UMY ini menambahkan, penerbitan Jurnal Audiens bisa menjadi media aktualisasi karya mahasiswa. Jika selama ini jurnal seolah hanya wilayah dosen, Jurnal Audiens berhasil memupus stigma itu. Buktinya, menurut Fajar, besarnya antusiasme mahasiswa sehingga edisi September 2020 sudah masuk 32 artikel mahasiswa yang menjadi luaran kuliah. Meskipun sedang menghadapi kondisi pandemi Covid-19, perkuliahan daring yang dilakukan dengan platform MyKlass terbukti bisa menjadi solusi.

Antusiasme mahasiswa ini dilatarbelakangi proses perkuliahan yang berbasis riset. Mahasiswa melakukan penelitian dalam kuliah yang ditulis melalui makalah dengan bimbingan dosen, yang selanjutnya dikirim ke jurnal. “Daripada paper mahasiswa dibuang ke tempat sampah, lebih baik diolah dengan serius dengan bimbingan dosen untuk dikirimkan ke jurnal,” tambah Fajar.  

Fajar menambahkan bahwa dengan proses seperti ini, mahasiswa mendapatkan pengalaman menulis, mengirimkan artikel ke jurnal, dan melakukan revisi sesuai arahan reviewer. “Ini menjadi sebuah pengalaman yang banyak mahasiswa tidak mengalaminya,” tutupnya. (*)


Sumber berita: Rilis Biro Humas dan Protokol
Universitas Muhammadiyah Yogyakarta

Comment

Your email address will not be published

There are no comments here yet
Be the first to comment here